Sejarah Pendakian Gunung dan Panjat Tebing di Indonesia

Sejarah Pendakian Gunung dan Panjat Tebing di Indonesia1492
Sekelompok orang Perancis di bawah pimpinan Anthoine de Ville mencoba memanjat tebing Mont Aiguille (2097 m), dikawasan Vercors Massif. Tak jelas benar tujuan mereka, tetapi yang jelas, sampai beberapa dekade kemudian, orang-orang yang naik turun tebing-tebing batu di Pegunungan Alpen adalah para pemburu chamois, sejenis kambing gunung. Jadi mereka memanjat karena dipaksa oleh mata pencaharian, kurang lebih mirip para pengunduh sarang burung walet gua di tebing-tebing Kalimantan Timur atau Karang Bolong, Jawa Tengah.

1623
Yan Carstensz adalah orang Eropa pertama yang melihat “….. pegunungan yang sangat tinggi, di beberapa tempat tertutup salju !” di pedalaman Irian. Salju itu sangat dekat ke khatulistiwa. Laporannya tak dipercaya di Eropa, padahal belum lama berselang diberitakan ada juga salju di Pegunungan Andes dekat khatulistiwa.

1624
Masih berkaitan dengan pekerjaan juga, pastor-pastor Jesuit merupakan orang-orang Eropa pertama yang melintasi Pegunungan Himalaya, tepatnya Mana Pass (pass = pelana/punggungan yang terentang antara dua puncak), dan Garhwal di India ke kawasan Tibet.

1760
Profesor de Saussure agaknya begitu jatuh cinta pada Mont Blanc di perbatasan Perancis-Italia, sehingga dia menawarkan hadiah besar bagi siapa saja yang dapat menemukan lintasan ke puncaknya, untuk penyelidikan ilmiah yang diimpikannya. Sayang tak ada yang tertarik, terutama karena keder terhadap naga-naga yang konon mbaurekso di puncak gunung tertinggi di Eropa Barat itu.

1786
Setelah beberapa percobaan gagal, Puncak Mont Blanc (4807 m) digapai manusia. Mereka adalah Dr.Michel-Gabriel Paccard dan seorang pandu gunung, Jacques Balmat. Puncak tertinggi di Alpen yang didaki sebelumnya adalah Lysjoch (4153 m), tahun 1778.

1830
Alexander Gardiner melintasi Pelana Karakoram dari Sinkiang di Cina ke wilayah Kashmir di India.

1852
Ahli-ahli ukur tanah di India berhasil menentukan ketinggian Puncak XV, 8840 meter. Berarti puncak tertinggi di dunia, mengalahkan Puncak VIII (Kangchenjunga, 8598 m) yang sebelumnya dianggap paling tinggi. Puncak XV itu lalu diberi nama Everest (padahal aslinya orang Nepal menyebutnya Sagarmatha, atau Chomolungma kata orang Tibet). Belakangan ketinggiannya dikoreksi, 8888 meter, lalu dikoreksi lagi menjadi 8848 meter, sampai sekarang.

1854
Batu pertama Zaman Keemasan dunia pendakian di Alpen, diletakkan oleh Alfred Wills dalam pendakiannya ke Puncak Wetterhom (3708 m), cikal bakal pendakian gunung sebagai olah raga.

1857
Alpine Club yang pertama berdiri, di Inggris.

1858
Ketinggian K2 (singkatan Karakoram nomer 2) terukur, 8610 meter, menggeser lagi kedudukan Kangchenjunga menjadi juara tiga.

1865
Dinding selatan Mont Blanc dipanjat untuk pertama kali lewat lintasan Old Brenva, menandai lahirnya panjat es (ice climbing). Sementara itu di Alpen bagian tengah, Edward Whymper dan enam rekannya berhasil menggapai Puncak Matterhorn (4474 m)di Swiss. Tetapi 4 anggota tim, yang saling terikat dalam satu tali, tewas dalam perjalanan turun, ketika salah seorang terpeleset jatuh dan menyeret yang lain. Musibah ini mengakhiri 11 tahun Zaman Keemasan. Tak urung lebih dari 180 puncak besar telah didaki dalam masa itu, sedikitnya satu kali, dan lebih dari setengahnya oleh orang-orang Inggris.

1874
WA Coolidge mendaki Puncak Jungfrau dan Wetterhorn di musim dingin, sehingga digelari Bapak Winter Climbing. Pada tahun 1870-an ini muncul trend baru, pendakian tanpa pemandu, yang segera menjadi ukuran kebanggaan di antara pendaki.

1878
Regu yang dipimpin Clinton Dent berhasil memanjat Aiguille du Dru di Perancis, memicu trend baru lagi, yaitu pemanjatan tebing-tebing yang tak seberapa tinggi namun curam dan sulit.

1883
WW Graham menjadi orang Eropa pertama yang mengunjungi Pegunungan Himalaya dengan tujuan mendaki gunung sebagai olahraga dan petualangan. Dia mendaki beberapa puncak rendah di kawasan Nanda Devi dan Sikkim India, bahkan konon berhasil mencapai Puncak Changabang (6864 m).

1895
Percobaan pertama mendaki gunung berketinggian di atas 8000 meter, Nanga Parbat (8125 m), oleh AF Mummery. Orang Inggris yang sering disebut Bapak Pendakian Gunung Modern ini hilang pada ketinggian sekitar 6000 meter.

1899
Ekspedisi Belanda pembuat peta di Irian menemukan kebenaran laporan Yan Carstensz, yang dibuat hampir 3 abad sebelumnya. Maka namanya diabadikan di situ.

1902
Percobaan pertama mendaki K2, oleh ekspedisi dari Inggris.

1907
Ekspedisi di bawah Tom Longstaff mendaki Trisul (7120 m), puncak 7000-an yang pertama. Longstaff adalah orang pertama yang mencoba penggunaan tabung oksigen dalam pendakian.

1909
Ekspedisi Persatuan Ahli Burung dari Inggris (BPUE) memasuki rawa-rawa sebelah selatan kawasan Carstensz. Dalam 16 bulan mereka kehilangan 16 orang anggota mati dan 120 sakit.

1910
Karabiner buat pertama kali dipakai dalam pendakian gunung, diperkenalkan oleh pemanjat-pemanjat dari Munich, Jerman Barat, diilhami oleh penggunaannya dalam pasukan pemadam kebakaran.

1912
Eks anggota ekspedisi BPUE 1090, Dr.AFR Wallaston, kembali ke Irian bersama C.Bodden Kloss, dengan 224 kuli pengangkut barang dan serdadu. Tiga jiwa melayang.

1921
George L.Mallory dkk. berhasil sampai di North Col Everest dalam perjalanan penjajagan mereka dari sisi Tibet.

1922
Usaha pertama mendaki Everest berakhir pada ketinggian 8320 meter di punggungan timur laut.

1924
Mallory dan Irvine yang kembali mencoba Everest, hilang pada ketinggian sekitar 8400 meter. Rekannya, Edward Norton, mencapai 8570 meter, rekor waktu itu, sendirian dan tanpa bantuan tabung oksigen.

1931
Schmid bersaudara mencapai Puncak Matterhorn lewat dinding utara, sekaligus melahirkan demam North Wall Climbing. Peningkatan taraf hidup di Inggris dan Eropa daratan pada umumnya, menimbulkan perubahan pola penduduk kota melewatkan waktu luangnya, menyebabkan populernya panjat tebing.

1932
Grivel memperkenalkan cakar es (crampoon) model 12 gigi, yang karena efektifnya tetap disukai hingga kini.

1933
Comici dari Italia memanjat overhang dinding utara Cima Grande Lavredo di kawasan Dolomite, Alpen Timur, menandai aid climbing yang pertama. Sekitar tahun ini pula sol sepatu Vibram ditermukan oleh Vitale Bramini.

1936
Dr.A.H.Colijn, manajer umum perusahaan minyak Belanda dekat Sorong, dan geolog DrJ.J.Dozy, menemukan bijih tembaga di kawasan dinding timur Gletser Moriane, tak jauh dari kawasan Carstensz, Irian.

1937
Bill Murray mengubah tongkat pendaki yang panjang menjadi kapak es, menandai lahirnya panjat es modern.

1938
Dinding utara Eiger di Swiss akhirnya berhasil dipanjat, oleh tim gabungan Jerman Barat dan Austria, yang oleh Hitler diiming-imingi dengan medali emas olympiade. Dinding maut ini sebelumnya telah menelan cukup banyak korban, dan berlanjut hingga kini. .

1941
Ekspedisi Archbold ‘menemukan’ Lembah Baliem, kantung suku Dani dengan tingkat kebudayaan yang amat tinggi, di tengah belantara yang seolah tak berbatas dan tak tertembus. Irian kian jadi perhatian ilmuwan-ilmuwan dunia.

1949
Nepal membuka perbatasannya bagi orang luar.

1950
Tibet dicaplok Cina. Pendakian Himalaya dari sisi ini tak diperkenankan lagi. Maurice Herzog memimpin ekspedisi Perancis mendaki Annapurna (8091m), puncak 8000-an yang pertama, menandai awal 20 tahun Zaman Keemasan pendakian di Himalaya. Di Alpen, tali nilon mulai dipergunakan. Sebelumnya, tali serat tumbuhan hampir tak memiliki kelenturan, sehingga ada ‘hukum’ bahwa seorang leader tak boleh jatuh, sebab hampir pasti pinggangnya patah tersentak. Pakaian bulu angsa mulai membuat malam-malam di bivouac lebih nyaman.

1951
Don Whillan menemukan pasangannya, Joe Brown, duet pemanjat terkuat yang pemah dimiliki Inggris. Panjat bebas (free climbing) gaya Inggris menjadi tolok ukur dunia panjat tebing. Walter Bonatti dkk. menyelesaikan dinding timur Grand Capucin, awal aid climbing pada tebing yang masuk kategori big wall.
Bermula di Inggris, terjadi Revolusi Padas. Tebing batu gamping ternyata tak serapuh yang selama itu disangka. Tebing-tebing granit dan batuan beku lainnya mendapat saingan.

1952
Herman Buhl solo di dinding timur laut Piz Badile di Swiss, dalam waktu 4 1/2 jam. Inilah nenek moyang speed climbing. Rekor waktu pada rute tersebut, yang dibuat tahun 1937, 52 jam !

1953
Herman Buhl dkk. menggapai Puncak Nanga Parbat (8125 m), puncak 8000-an kedua yang didaki orang. Sir Edmund Hillary dari Selandia Baru dan Sherpa Tenzing Norgay yang tergabung dalam suatu ekspedisi Inggris, menjadi manusia-manusia pertama yang berdiri di puncak atap dunia, Everest.

1954
Ekspedisi Inggris sukses di Kangchenjunga, ekspedisi Perancis sukses di Makalu (8463 m). Di Alpen, Don Whillan dan Joe Brown mencatat dinding Barat Aiguille du Dru dalam 2 hari, rekor lagi.

1955
Walter Bonatti solo pilar barat daya du Dru 6 hari.

1956
Ekspedisi Jepang berhasil mendaki Manaslu (8163 m). Jepang segera menjadi salah satu negara besar dalam dunia pendakian di Himalaya.

1957
Herman Buhl dan tim Austria mencapai Puncak Broad Peak (8047 m), sekaligus mematok pendakian pertama gunung 8000-an dengan alpine tactic.

1958
Lapangan terbang perintis dibuka pada beberapa lokasi di Irian, membangkitkan semangat para pendaki gunung untuk menjajal Carstensz, sang perawan salju di khatulistiwa.

1960
Claudio Barbier dari Belgia solo ketiga dinding utara di Tre Cima Laverdo dalam 1 hari. Pertama kali speed climbing menggunakan teknik gabungan free dan aid climbing.
Helm mulai sering digunakan para pemanjat tebing.
Harness menjadi wajib, menyusul kematian seorang pemanjat Inggris di Dolomite. Harness pertama yang diproduksi massal dan dijual untuk umum terbuat dari webbing, merek Tankey.
Tebing 48 Citatah mulai digunakan sebagai ajang latihan bagi pasukan Angkatan Darat kita.

1961
Ekspedisi dari Selandia Baru coba mendaki Carstensz Pyramide tapi mengalami kegagalan sebab keterlambatan dukungan logistik lewat jembatan udara.

1962
Puncak Cerstensz Pyramide akhirnya berhasil digapai oteh tim Heinrich Heiner. Juga Puncak Eidenburg didekatnya, oleh ekspedisi yang dipimpin oleh Phillip Temple.
Awal pemakaian baut tebing di Alpen; Tebing pantai mulai diminati. Pemanjat Amerika Serikat mulai bicara di Alpen, diawali Hemmings dan Robbins yang menciptakan lintasan super sulit di dinding barat du Dru.

1963
Tim gabungan Inggris-AS memanjat dinding selatan Aiguille du Fou, hardest technical climbing di Alpen waktu ilu, dengan teknik-teknik aid climbing gaya AS. Kode etik dalam panjat tebing mulai banyak diperdebatkan di rumah-rumah minum. Pemanjatan solo pertama Eiger Nordwand, oleh Michel Darbellay, dalam satu hari.
Bonatti dan Zapelli menyantap mix climbing (ice dan rock) tersulit di Alpen, dinding utara Grand Pilier d’Angle di Mont Blanc. Seorang ahli gletser yang baru kembali dari Antartika berusaha mendaratkan pesawat terbangnya di di Puncak Jaya, dekat Carstensz. Untung angin kencang mengurungkan niatnya, sebab salju tebal di sana terlalu lunak sebagai landas pacu. Tapi buntutnya, dua pesawat DC 3 kandas di lereng utara dan selatannya, pada ketinggian sekitar 4300 meter.

1964
Ekspedisi Cina berhasil mendaki Shisha Pangma (8046 m)di Tibet, satu-satunya puncak 8000-an yang terletak diluar Nepal dan Pakistan (Karakoram). Beberapa pendaki Jepang serta 3 orang ABRI, Fred Athaboe, Sudarto dan Sugirin, yang tergabung dalam Ekspedisi Cendrawasih, berhasil mencapai Puncak Carstensz (4884 m) di Irian. Dua perkumpulan pendaki gunung tertua lahir, Mapala Ul di Jakarta dan Wanadri di Bandung. Tahun ini dianggap awal sejarah pendakian gunung di Indonesia.

1965
Seratus tahun pendakian pertama Matterhorn diperingati dengan peliputan pendakian Hornli dkk. Oleh BBC/TV sampai ke puncak. Untuk pertama kalinya pendakian gunung maupun panjat tebing menjadi olahraga yang juga dapat ‘ditonton’ orang banyak.
Robbins dan John Harlin dri AS bikin lintasan lurus di dinding barat du Dru, mendemonstrasikan keunggulan pemanjat AS dalam pemanjatan panjang dan berat. Pemerintah Nepal menutup pendakian Himalaya di wilayahnya.

1967
Revolusi bagi para pemanjat es. Chouinnard memperkenalkan kapak es berujung lengkung, dan McInnes menawarkan jenis Terodactyl. Lahirnya sekrup es berbentuk pipa meningkatkan standar pemanjatan ice climbing.
Penggunaan tali kernmantle dipelopori oleh Inggris.

1968
Nafas segar bagi para pendaki, sejumlah lapangan terbang milik misi Katolik dibuka (Ji Irian. Tapi dasar sial, hampir bersamaan dengan itu Pemerintah Rl tidak lagi mengeluarkan izin pendakian di kawasan Carstensz.

1969
Reinhold Messner keluar dari pertapaannya di tebing-tebing Alpen Timur, meluruk ke barat, menyikat dinding es raksasa tes Drotes dalam waktu 81/2 jam solo, membuyarkan rekor sebelumnya, 3 hari.
Pemanjat-pemanjat Jepang mulai membanjiri pasaran di Alpen, antara lain bikin lintasan baru di Eiger.
Sensus yang dilakukan British Mountaineering Club (BMC) mengatakan, ada 45.000 pemanjat dan 500.000 walkers, di Inggris saja.
Nomer perdana majalah ‘Mountain’ beredar, menjadi media pendaki gunung dan pemanjat tebing pertama yang beredar luas dalam bahasa Inggris, sehingga banyak mempengaruhi perkembangan lewat perdebatan dan opini.
Pemerintah Nepal membuka kembali wilayahnya bagi pendakian Himalaya, dengan beberapa peraturan baru dan membatasi pendakian pada puncak-puncak yang terdaftar dalam permitted peaks saja. Agen-agen trekking komersial tumbuh dan berjibun seperti kutu yak, menggelitik kelompok-kelompok kecil dari luar ‘main-main’ di Himalaya dengan mudah dan murah.
Soe Hok Gie dan ldhan Lubis gugur di Gunung Semeru, terkena gas beracun.

1970
Dinding Selatan Annapurna dirambah tim Inggris, menggunting pita pembukaan era pendakian jalur-jalur sulit di gunung-gunung besar. Tingkat kesulitan lintasan menjadi lebih penting dari pada sekedar mencapai puncak. Ini tak lepas dari kian canggihnya perlengkapan panjat es, kecepatan pemanjatan meningkat drastis.
Di Alpen artificial climbing tambah populer dan kaya teknik. Kurang lebih tahun ini pula lahir cabang panjat dinding. Tebing buatan yang pertama dikenal orang kemungkinan besar didirikan di Universitas Leeds,Inggris. Perancangnya Don Robinson, yang kemudian juga merancang dinding panjat di Acker’s Trust, Birmingham, dinding panjat pertama yang diklaim mampu menampung segala pegangan, pljakan dan gerakan panjat tebing, sekaligus menawarkan bentuk sculpture yang artistik.
Sejalan dengan itu, bentuk-bentuk latihan terpisah dalam panjat tebing mulai menggema. Salah seorang pelopornya ialah Pete Livesey, pemanjat yang juga pecinta speleologi dan olahraga kano, serta punya dasar di atletik sebagai pelari. Pete tahu benar pentingnya latihan spesifik bagi jenis-jenis olahraga tersebut. Dan dia mencoba menerapkan prinsip yang sama pada panjat tebing. Pelan tapi pasti, panjat tebing mulai dipandang lebih sebagai kegiatan atletis, ketimbang sekedar ‘hura-hura di tebing’. Tak lagi memadai semboyan ‘best training for climber is climbing’, apalagi hanya dengan memupuk kejantanan lewat gelas-gelas bir, seperti yang selama & dianut.

1971
Kawasan Carstensz kembali dibuka untuk pendakian, segera diserbu oleh ekspedisi-ekspedisi dari Australia, Jerman, AS, bahkan Hongkong. Tahun ini pula Mapala UI berhasil mencapai Puncak Jaya, antara lain oleh Herman O. Lantang dan Rudy Badil, orang-orang sipil Indonesia pertama.

1972
Untuk pertama kalinya panjat dinding masuk dalam jadwal olimpiade, yaitu didemonstrasikan dalam Olympiade Munich.

1974
Pasangan Reinhold Messner dan Peter Habeler mendaki Hidden Peak (8068 m) di Karakoram, 3 hari dengan Alpine push, kemudian memecahkan rekor kecepatan Eiger, 10 jam.

1975
Ekspedisi dari Jepang menjadi tim wanita pertama yang menjejakkan Puncak Everest. Sementara itu Cina mengirimkan tim pertamanya, dari punggungan timur laut. Perlengkapan panjat es kian lengkap, lalu ramalan cuaca kian akurat dengan intervensi komputer. Akibatnya, seolah tak ada lagi pelosok Alpen yang terpencil.
Namun, bercak-bercak kapur magnesium mulai terasa merisihkan tebing-tebing di Inggris dan Eropa daratan, kebanyakan dituduhkan sebagai ulah pemanjat-pemanjat ‘hijau’, yang mengobral magnesium pada lintasan-lintasan yang seharusnya bisa dilampaui tanpa bubuk itu.

1976
Harry Suliztiarto tak sanggup lagi menahan obsesinya, dengan tali nilon dia mulai latihan panjat memanjat di Citatah, dan dibelay oleh pembantu rumahnya. Patok pertama panjat tebing modern di Indonesia.

1977
Skygers Amateur Rock Climbing Group didirikan di Bandung oleh Harry Suliztiaito, Agus Resmonohadi, Heri Hermanu, Deddy Hikmat. Inilah awal tersebarnya kegiatan panjat tebing di Indonesia.
Ekspedisi Selandia Baru coba mendaki Everest tanpa bantuan sherpa. Mereka cuma sampai South Col, tapi mereka mereka seolah memukul gong yang gaungnya merantak ke mana-mana, ‘ekspedisi berdikari’. Yang pro mengganggapnya sebagai kejujuran yang wajib, yang kontra melecehkannya sebagai kesia-siaan yang konyol. Perdebatan tak selesai hingga kini.

1978
Messner & Habeler menggegerkan dunia kangouw Himalaya dengan pendakian Everest tanpa bantuan tabung oksigen. Tambah geger ketika Messner bersolo karier di Nanga PQrtied dalam waktu 12 hari. Pendakian solo ini oleh banyak pakar dianggap lebih penting daripada pendakian tanpa oksigennya.
Pemerintah Nepal menambahkan beberapa permitted peaks.

1979
Harry Suliztiarto memanjat atap Planetarium, Taman Ismail Marzuki.

1980
Tebing Parang untuk pertama kalinya oleh tim ITB, di bawah pimpinan Harry Sulisztiarto. Wanadri untuk pertamakalinya menyelenggarakan ekspedisi ke Carstensz di Pegunungan Jayawijaya. Skygers menyelenggarakan sekolah panjat tebing untuk pertama kalinya. Sampai kini belum ada lagi kelompok yang membuat pendidikan panjat tebing untuk umum seperti ini.

Pemerintah Nepal membuka kesempatan pendakian musim dingin, di samping musim semi dan musim gugur. Kian banyak kaki meratakan jalan-jalan setapak dipelbagai pelosok Himalaya, kikan tinggi sampah menumpuk di sana-sini. Sebagai gantinya, konon mata uang asing makin deras mengalir ke sana. Tapi siapa yang tambah kaya?
1981
Dua ekspedisi Indonesia sekaligus di dinding Selatan Carstensz, Mapala Ul dan ITB. Salah seorang anggota tim Mapala Ul, Hartono Basuki, gugur di sini. Jayagiri dari Bandung mengirimkan Danardana mengikuti sekolah pendaki gunung di Glenmore Lodge, Skotlandia, dilanjutkan pendakian Matterhorn di Swiss.

1982
Jayagiri kembali mengirimkan orang, Irwanto, ke sekolah pendakian di ISM, Swiss, dilanjulkan ekspedisi 4 orang ke Mont Blanc di Perancis, dan Matterhorn serta Monte Rosa di Swiss.
Ahmad dari kelompok Gideon Bandung tewas terjatuh di Tebing 48 Citatah, korban pertama panjat tebing di Indonesia.

1984
UGM (Mapagama) mengirimkan Tim Ekspedisi Gajah Mada ke Irian Jaya. Tim panjatnya berhasil mencapai puncak Carstensz Pyramide melalui jalur normal.
Tebing Lingga di Trenggalek, Jawa Timur, serta tebing pantai Uluwatu di Bali, berhasil dipanjat oleh kelompok Skygers bersama GAP (Gabungan Anak Petualang) dari Surabaya.

1985
Tebing Serelo di Lahat, Sumatra Selatan, berhasil dipanjat oleh tim yang menamakan dirinya Ekspedisi Anak Nakal. Ekspedisi Mapala Ul gagal mencapai Puncak Chulu West (6584 m) di Himalaya, Nepal. Ekspedisi Jayagiri gagal memanjat Eiger Nordwand.

1986
Kelompok gabungan Exclusive berhasil memanjat Tebing Bambapuang di selatan Toraja, Sulawesi Selatan.
Ketompok UKL (Unit Kenal Lingkungan) Univeritas Pajajaran Bandung memanjat tebing Gunung Lanang di Jawa Timur.
Pemanjat-pemanjat Jayagiri Bandung merampungkan Dinding Ponot di air terjun Sigura-gura, Sumatera Utara.
Ekspedisi Jayagiri mengulang pemanjatan Eiger, berthasil, menciptakan lintasan baru. Mapala Ul mengirimkan ekspedisi ke Puncak Kilimanjaro (5895 m) di Afrika antara lain Don Hasman (Wartawan Mutiara).
Kompetisi panjat tebing pertama di dunia diselenggarakan di Uni Soviet, di tebing alam, dan sempat ditayangkan juga oteh TVRI.

1987
Empat Anggota Ekspedisi Aranyacala Universitas Trisakti tewas diserang Gerombolan Pengacau Irian dalam perjalanan menuju Jayawaijaya.
Ekspedisi Wanadri menyelesaikan pemanjatan Tebing Batu Unta di Kalimantan Barat. Kelompok Trupala memanjat tebing Bukit Gajah di Jawa Tengah. Sepikul di Jawa Timur disantap Skygers.
Beberapa ekspedisi dan pendaki Indonesia dikirimkan keluar negeri. Mapala Ul ke Puncak Chimborazo (6267 m)dan Cayambe (gagal) di Pegunungan Andes, Amerika Selatan.
Ekspedisi Wanita Indonesia Mendaki Himalaya ke lmja Tse, Himalaya, hampir bersamaan dengan dua anggota Ekspedisi Jayagiri Saddle Marathon yang sedianya berambisi memanggul sepeda ke puncak namun terhadang birokrasi Nepal. Di Afrika, ekspedisi sepeda ini berhasil mencapal puncak tertingginya, Kilimanjaro (5895 m) dan Mount Kenya (5199 m, tanpa sepeda).
Ekspedisi Wanadri gagal mencapai Puncak Vasuki Parbat (6792 m) di Garhwal Himalaya, India.
Lomba panjat tebing pertama di Indonesia dilaksanakan di tebing pantai Jimbaran di Ball.

1988
Dinding panjat buat pertama kali diperkenalkan di Indonesia, dibawa oleh 4 atlet pemanjat Prancis yang diundang atas kerjasama Kantor Menpora dengan Kedubes Perancis di Jakarta. Mereka juga sempat memberikan ilmu lewat kursus singkat kepada pemanjat-pemanjat kita. Bersamaan, lahir Federasi Panjat Gunung & Tebing Indonesia, diketuai Harry Suliztiarto.
Untuk pertama kalinya disusun rangkaian kejuaraan untuk memperebutkan Piala Dunia Panjat Dinding yang direstui dan diawasi langsung oleh UIAA (badan Internasional yang membawahi federasi-federasi panjat tebing dan pendaki gunung), diawali dengan kejuaraan di Snowbird, Utah, AS.
Ekspedisi panjat tebing pertama yang dilakukan sepenuhnya oleh wanita, Ekspedisi Putri Parang Aranyacala, Tower III. Sedangkan kelompok putranya memanjat Tebing Gunung Kembar di Citeureup, Bogor.
Ekspedisi UKL Unpad Bandung di Batu Unta, Kalbar, kehilangan satu anggotanya, Yanto Martogi Sitanggang jatuh bebas. Speed climbing pertama di Indonesia dilakukan oleh Sandy & Jati, di dinding utara Parang, 3 jam. Sekaligus merupakan pemanjatan big wall pertama tanpa menggunakan alat pengaman sama sekali, keduanya hanya dihubungkan dengan tali.
Lomba panjat ‘tebing buatan’ pertama dilakukan di Bandung, mengambil dinding gardu listrik.
Ekspedisi Wanadri berhasil menempatkan 3 pendakinya di Puncak Pumori (7145 m) di Himalaya, Nepal, disusul pasangan Hendricus Mutter dan Vera dari Jayagiri mendaki Imja Tse (6189 m), tanpa bantuan sherpa.
Lalu di Alpen, Ekspedisi Jayagiri Speed Climbing gagal memenuhi target waktu 2 hari pemanjatan dinding utara Eiger, mulur menjadi 5 hari. Sedangkan ekspedisi dari Pataga Jakarta berhasil menciptakan lintasan baru di dinding yang sama.
Di Yosemite, AS, Sandy Febyanto dan Jati Pranoto dari Jayagiri memanjat Tebing Half Dome (gagal memecahkan retor John Bachar & Peter Croft 4,5 jam) dan Tebing El Capitan (gagal memecahkan rekor 10,5 jam).

1989
Awal tahun dunia panjat tebing Indonesia merunduk dilanda musibah, gugurnya salah satu pemanjat terbaik Indonesia, Sandy Febyanto, jatuh di Tebing Pawon, Citatah. Tapi tak lama, semangat almarhum seolah justru menyebar ke segala penjuru, memacu pencetakan prestasi panjat tebing di Bumi Pertiwi ini.
Tim Panjat Tebing Yogyakrta/TPTY melakukan ekspedisi ke Dinding Utara Carstensz tetapi gagal mencapai puncak secara direct, namun jalur normal Carstensz berhasil dipanjat sebelumnya.
Kembali kawasan Citeureup dirambah anak Aranyacala, kali ini Tebing Rungking.
Arek-arek Young Pioneer dari Malang memanjat tebing Gajah Mungkur di seputaran dalam kawah Gunung Kelud. Kemudian tim Jayagiri dalam persiapannya ke Lhotse Shar di Nepal, mematok target memanjati semua pucuk-pucuk tebing sekeliling kawah Kelud tadi, tapi tak berhasil. Ekspedisi Lhotse Shar itu sendiri batal berangkat.
Tebing Uluwatu dipanjat ekspedisi putri yang kedua, dari Mahitala Unpar.
Kelompok MEGA Universitas Terumanegara melakukan Ekspedisi Marathon Panjat Tebing, beruntun di tebing-tebing Citatah, Parang, Gajah Mungkur, dan berakhir di Uluwatu, dalam waktu hampir sebulan, marathon panjat tebing pertama di Indonesia. Ekspedisi Putri Lipstick Aranyacala dia Bambapuang, tapi musibah menimpa sebelum puncak tergapai. Ali Irfan Batubara, fotografer tim, tewas tergelincir dari ketinggian.
Tahun ini tercatat tak kurang dari sepuluh kejuaraan panjat dinding diselenggarakan di Indonesia. Beberapa yang besar antara lain di Universitas Parahyangan Bandung, Universitas Trisakti Jakarta, ISTN Jakarta, di Markas Kopassus Grup I Serang, dua kali oleh Trupala SMA-6 (di Balai Sidang dan Ancol), lalu SMA 70 Bulungan Jakarta, kelompok KAPA FT Ul, Geologi ITB.
Mapala Ul bikin 2 ekspedisi, Mount Cook (3764 m) di Selandia Baru dan Puncak McKinley (6149 m) di Alaska. Empat anggota Wanadri mengikuti kursus pendakian gunung es di Rainier Mountaineering Institute di AS, dilanjutkan dengan bergabung dengan ekspedisi AS ke Kangchenjunga di Himalaya.
Di Alpen, Ekspedisi Wanita Alpen Indonesia berhasil pula merampungkan misinya, mendaki 5 puncak tertinggi di 5 negara Eropa, Mont Blanc (4807m, Perancis), Grand Paradiso (4601 m, Italia), Marts Rosa (4634 m, Swiss), Grossgiockner (3978 m, Austria) dan Zugsptee (2964 m, Jerman Barat).
Akhir tahun ini ditutup dengan gebrakan Budi Cahyono melakukan pemanjatan solo di Tower III Tebing Parang. Artificial solo climbing pada big wall yang pertama di Indonesia.

1991
Aryati menjadi wanita Asia pertama yang berhasil menjejakkan kakinya di Puncak Annapurna IV, Himalaya, pada Ekspedisi Annapurna Putri Patria Indonesia.
Tim Srikandi Tim Panjat Tebing Yogyakarta (6 orang) membuat jalur di Bukit Tanggul, Tulung Agung, Jawa Timur.

1992
Dunia petualangan Indonesia kembali berduka karena kehilangan dua orang terbaiknya, Norman Edwin dan Didiek Syamsu, anggota Mapala UI tewas di terjang badai di Gunung Aconcagua, Argentina.
Ekspedisi Pemanjat Putri Indonesia menjejakkan kakinya di Puncak Tebing Cima Ovest, Tre Cime, Italia.
Ekspedisi Putri Khatulistiwa Tim Panjat Tebing Yogyakarta memanjat dinding utara Bukit Kelam, Sintang, Kalimantan Barat.

1996
Clara Sumarwati membuat kontroversi dalam pendakiannya di Everest, puncak tertinggi di Pegunungan Himalaya pada tanggal 26 September 1996. Banyak pihak di Indonesia yang meragukan bahwa kedua kakinya telah menjejak puncak tertinggi di dunia itu. Tetapi berdasarkan data dari Adventure Stats.com pada bulan Januari 2002 nama Clara Sumarwati telah tercatat sebagai pendaki Everest ke 836.

1997

Pratu Asmujiono menyusul Clara menjejakkan kakinya di Puncak Everest pada tanggal 26 April. Menurut catatan Adventure Stats.com, ia merupakan orang yang ke 851. Asmujiono berangkat bersama tim Ekpedisi Everest Indonesia yang merupakan gabungan anggota Kopassus dan pendaki sipil lainnya.

(GS,Bahan: katalog LPDN, berbagai sumber).

About these ads
Explore posts in the same categories: Adventure, Dan Lain - Lain

106 Komentar pada “Sejarah Pendakian Gunung dan Panjat Tebing di Indonesia”


  1. Hello Catros

    I am trying to organize a mountaineering expedition on behalf of the Canterbury Mountaineering Club, in Christchurch, New Zealand. We wish to climb Carstensz Pyramid. We need to co-operate with a mountaineering club in Indonesia to act as our contact/sponsor. Are you able to help us?

    Kind regards,

    John Kruiniger
    jk@free.net.nz

  2. catros Says:

    Hi John
    I’m proud to find someone from CMC like you want to visit my blog…

    You can make me as your contact person in Indonesia.

    I’ll send you email for further communication

    thank’s

  3. ferry Says:

    this is good news i like this coz very important to for information adventeure indonesian

  4. catros Says:

    Thanks Ferry..
    I’ll try my best…

  5. tina Says:

    I’m very like about climbing!!!

  6. catros Says:

    @tina
    are you climb ?

    • Anonymous Says:

      belayer on..,
      panjat tebing olahraga alam..yNg bersekian oleh pendaki gunung yNg d’knaL dgN istilah mounteneriNg.. lahirx dRi kegiatan eksplorasi..yng d’mna seoranG mnemukan jalur tingkat kesulitanNya yNg tdk mNgkin lgi didaki secara biasa…pda saat mnemukan jalur vertikal….. nah dsnilah lahirnya panjat tebing lOoohh…

    • gel;o nex Says:

      belayer on..,
      panjat tebing olahraga alam..yNg bersekian oleh pendaki gunung yNg d’knaL dgN istilah mounteneriNg.. lahirx dRi kegiatan eksplorasi..yng d’mna seoranG mnemukan jalur tingkat kesulitanNya yNg tdk mNgkin lgi didaki secara biasa…pda saat mnemukan jalur vertikal….. nah dsnilah lahirnya panjat tebing lOoohh…

  7. budi Says:

    if you want climb or to tracking cartensz contact : budi_speedclimb@yahoo.co.uk

  8. catros Says:

    @budi
    lo pernah ke cartenz ?
    hebat….

  9. BHEKE Says:

    INFORMASI SKYGERS TERBARU DPATNYA DIMANA???????

    Silahkan hubungi
    Yayasan SKYGERS Indonesia Jalan Antapani no. 40 Bandung telp. 022-7271564

  10. pRAsasti Hid(ayat) Says:

    ugh serrrrru bgt..tidur di atas rumput beratap bintang jatuh, dan diselimuti oleh angin dingin dan mencium aroma parfum orang yang kita sayang huhuuhuhu..seru! mau lagi..

    emang mengasyikkan mlam dialam bebas yg masih bersih dan segar…tapi kok pake nyium parfum segala sih ?

  11. Nure Says:

    Lagi pengen ke semeru.Liburan semester besok mungkin jadi.ad yang pengen ikutan g??
    ne lagi nyari data data.thanks for its good news. Ada berita nyari dana g????

    coba deh kamu masuk ke KASKUS OANC cari barengan disana pasti ada yg mau dan denger2 emang mereka ada rencana mo kesemeru.
    Mo cari dana untuk kegiatan apa ? skalanya ?

  12. retnadi Says:

    hola! baru baca blog kamu nih. informatif! thanks yaaa!!!oh btw, saya lagi nyusun buku pengetahuan umum utk anak SD, ttg gunung2 tertinggi di dunia. boleh minta referensi yg oke? email saya; punya_retno@yahoo.com.
    thanks a bunch!

    Holla juga…..
    thank’s atas kunjungannya….
    wah kamu penulis yah…salut….!!
    mo cari referensi gunung banyak kok di internet, coba deh tanya ama Mr. Google…

  13. panji Says:

    halo… saya lagi belajar tentang vertical rescue, punya referensinya gak??

    Hallo juga..
    makasih udah mampir…
    udah baca2 semua artikel caving disini ?

    kalo kurang lengkap, nanti saya usahakan untuk posting lagi…
    sering2 aja tengok sini…

    thank’s

  14. didit Says:

    Loha… artikelnya keren abis, thanks. klo bs di tambah lg donng, mungkin tahun 1997 ke atas

    Loha juga…..
    mo ditambahin tapi lom dapet data baru lagi nih

  15. donce Says:

    oke buangeeeet tapi tolong kalo ada siapa aja yg pernah nyusun cerita perjalanan di tulis donk butuh buat arsip he….he……

  16. obbeh Says:

    oke banget…….!!!
    mgumpul di TWKM Banjarmasin
    ban yak tebing perawannya

  17. Tjanda Says:

    dear castros,
    we are one of Carstensz pyramid trekking operators in Indonesia. We have the best route to Carstensz peak ,more cheapers than other operators and real adventure/ trekking.Thank,s for your attention.

  18. fat Says:

    hi… artikel ttg sejarah pnjt tbing_a lngkap bgt,gw blh mnta tlg g’?gw butuh materi2 pnjt tebing buat skripsi gw, gw trbntur coz buku2 ttg it sdkt x. thx b4.

    bisa lebih spesifik apa yg dibutuhkan ?

  19. fat Says:

    ad yg lp ne, kl mau bntu send k dboycan05@yahoo.com ja, thx so much.

  20. k-she Says:

    saya ingin tau tentang perkumpulan climbers di DIY dink, x ja q bisa lebih kenal dg mreka. btw kalo mo latihan panjat tebing di wilayah DIY dmn ya? thanks

    coba hubungi temen disana ID YM nya dare_lucifer

  21. andi CORSSA Says:

    haiiii,kapan nee anak2 skygers(ali,edi,didin) maen lg ke medan?maseh ada pr tu untuk manjat simarsolva sama ponot.di tunggu lo kedatangannya,salam sama kang Tedy,da lama gk kemedan yaa,anak2 KSPT pada rindu tuh.thanks.

    anak2 skyger angkatan brapa tuh ?
    gue dulu dididik & sering latihan bareng ama skygers edisi awal, yg sekarang dah pada jadi dedengkot..
    guenya tetep oot…hihihihihihi

  22. iponk Says:

    gw kasian buat orang2 yg belum pernah naek gn apa lagi yg tinggal di kota2
    kenapa?????????
    takut umurnya abis di makan polusi doank

  23. iponk Says:

    gw merasa kasian ma org2 kota yg tengil2 karna belum pernah menghirup awan di atas puncak,merangkul kabut tebal kasian benar

  24. iponk Says:

    gw merasa kasian ma org blom pernah naik gn terlebih bwt org2 kota


  25. sepertinya kita perlu bertualang bersama..

    kegiatan2nya stapala koq ga disebut…

    mohon maaf, bukan maksud pilih2, tapi blom daept referensi nya
    boleh share info nya disini ? mungkin ada link stapala ?


  26. tentu ada,

    coba di stapala.com

    thank’s infonya
    segera diusahakan

  27. Nimas Says:

    Om, kok commentnya yg terbaru ditaruh paling bawah..yg lama malah paling atas..

  28. angga Says:

    i love mountain so much

  29. franky kowaas Says:

    saya mohon doa restu dari semua orang yang membaca permohonan ini, doakan saya selamat dan berhasil menyelesaikan pendakian di tujuh puncak dunia(7 summits)!

    • putut Says:

      wooooowwwwwwwwwwwwwww huebat bangt pendakian di tujuh puncak dunia. tp tlong hutan di indonesia tlong dipikir jg donk kelestariannya……….????????????
      percuma klo jam terbang banyak tp peduli ma alamnya NOOOOOOOOOOLLLLLLLLLLLLLLL………………..

  30. isnam Says:

    hey… teman-teman petualang…
    Zy dari KORPALA UNHAS..
    pengen nie manjat bareng dengan temen-temen dari luar sulawesi….
    gimana……….
    tebing di sul-sel masih banyak kok yang belum dijama……..oleh para pemanjat…

  31. Deka Arla Putra Says:

    Assalamualaikum Wr Wb.
    Selamat Pagi teman-teman
    Deka mau minta bantuan teman-teman neh…
    deka lagi nyari referensi panjat tebing dan panjat dinding buat nyelesaiin skripsi deka yang berjudul

    “Perbandingan Latihan Panjat Tebing Dan Panjat Dinding Terhadap Tingkat Kecemasan (Anxiety) buat teman-teman yang punya deka berharap banget bisa sharing infonya…
    di kha_schumbag@yahoo.com
    Makasih Sebelumnya…
    wassalamualaikum.

  32. nene.... Says:

    Ass.

    wuuiihh,,snen9 dEch rs.a klo tw bnYk ank PA,,
    qw mLai t.trik ma PA sJak kLas 1 SMA nech,,
    qw dAch n9arasin gMn rs.a dDklat,, trUs naeK gNung sMp’ mNcak…
    wuuuiiiiiih kRen,,
    mSki qw tW iLmu” qw mZih dkit b9ed,,tP qw sErius unTk mJuin extRa PA dskulah qw!!
    bR jja 2 pnCak gNung qw dTengin,,
    G.Penanggungan sM G.Welirang,,
    iiah bWt kLian iang dacH senioR pZti uDah biAsa,
    tP bwt qw na6 inguSan yg bR tw PA,,itU dach LUAR biasa b9ed bwt qw!!
    hehehe…

    Salam Lestari,,

    WAss.

  33. anton "djancok" AM KAPAKATA Says:

    kapan yo iso ekspedisi koyo mas2 kae…?
    salam lestari wae kagem mas2 n mbak2 OPA se Indonesia….
    AVIGNAM SAMANTHA BAVANA

  34. khemBhank Says:

    ass..
    aaa…ooww..lam knl,q dari EBCC,,enggang borneo climbing club yang da di kutai timur,jujur,q lum prnh ngrsain extreamx manjat di tebing alam..pngen bngt!!!
    luPH U cLiMbiNG..ChAyo!!!

  35. diy Says:

    lam kenal jha ^_^

  36. andy Says:

    waw just great!kpn ya gw bisa ky mreka?
    alumi Mapala ARCAPADA UNisri Solo

  37. herdi Says:

    hebat deh buat PA sluruh indonesia!
    oh ya,d daerah tangerang da perkmpln/club nak-nak PA/ga?
    kl da bleh dong krimin email’y k W!!
    herdi.awan@yahoo

  38. AGNES LESLIE Says:

    Fantastis!!!gx kebayang dech kalo aq bisa mendaki gunung seperti anda-anda sekalian…aq anak PA tapi belum pernah tuch sampe ke Pangrango,hiks…yg ada cuma di sekitar kota kelahiran q tepatnya di Kab.Bengkayang,Kal-Bar.Aq pengen banget arung jeram,diving etc.tapi..ortu kurang mendukung,man..padahal aq ada bakat wall climbing..pokoknya,VIVA!!!Buat semua anak PA se Nusantara..

  39. sendok Says:

    Informasi panjat tebing online sangat membantu pencari berita dan juga pembelajaran mandiri…. Jaya panjat Tebing Indonesia!

  40. FREM Says:

    Assalamuaiaku
    salam hijau untuk semua pendaki gunung Indonesia

  41. arifin_@rief Says:

    hayyyyyyyy.coba ke puncak ciremai asyyyyyyyyiiiieeeek banget…………….


  42. hai friends……… bisa ga kita ke puncak pangrago bogor mulai bulan agustus tgl 14-08-2008.aku tunggu kamu-kamu semua okey………!!!!!!!!!

  43. arifin_belantara-plmbon-cirebon Says:

    salam manis slalu club climber se-indonesia

  44. bunA Says:

    seru ya.. liat dunia dari top!! pa lagi ngerasain yang namanya jatoh dari tebing, yang jatoh sih malah ketawa-ketawa aja. hmmm… yang ngeliat dari bawah,, paniKK..!!
    Lam knaL, W wi2t_dr astadeca_KPA Poltek UI
    ank PA harus tau donk sejarah PA …, bermanfaat b9T niy,,

  45. Anonymous Says:

    hello mo tanya kalo tebing kembar citereup di sebelah mana

  46. yuodhie Says:

    hello kalo mo tahu data tebing kembar di citeureup sebelah mana sih

  47. dha_ien Says:

    hai knlin q ank mafiapala fisika undip…

  48. pherlee Says:

    om ijin tulisanmu tak posting ke blog aku yaa


    silahkan…
    perlu artikel lain ?

  49. imas Says:

    slm rimba.hei ikut gbung y….lo da p2 ksh tw Q donkk

  50. pherlee Says:

    makasih om dah di ijinin, aku lagi butuh artikel rafting seh, ohya ada info untk kampanye global warming gak om, kita bingung mau ngundang duta lingkungan dari kalangan selebritis tapi blm punya ling ke sana (Nugie, tasya, marshanda dll)pokoke duta lingkungan dech kasih info ya oom

    hmm…
    info apa yg dibutuhkan ?
    artisnya..gimana kalo Dick Doang ?


  51. wah, gak papa om, malah kebeneran kalau mang dick doang…..kalau aku lihat beliau idealis dalam mensikapi masalah lingkungan. apalagi beliau punya lembaga pendidikan sekolah alam, infonya bisa di follow up ke email aku gak om? atau gimana ?thanks be 4

  52. pherlee Says:

    sorry om phy purwokerto itu nama lain dari pherlee

  53. pherlee Says:

    ok gak pa2 saya malah seneng kalau dick doang, beliau kalau aku lihat pemikiranya idealis dengan masalah lingkungan, bisa di follow up lewat email saya atau bagaimana?thank before

    ok, saya coba PDKT orang-orang sana dulu yah, siapa tau bisa dapet no HP nya

  54. pherlee Says:

    Oke Om…..tanks aku tunggu info berikutnya, makasih banget…..oh ya om aku belum ijin ya, kemarin blog ini aku link di blog aku. mohon maaf kalau aku lancang ya ;-)

    gpp silahkan aja..tapi kok blognya gak bisa load ? http://pherleeadventure.blogspot.com/
    btw… no telp Dik Doang udah gak ada di HP, coba nanti saya tanya ama temen2 yg dulu pernah kerjasama ama Dik Doang. sambil nunggu bisa kontak ke http://kandankjurank.com/
    itu sekolah alam yg didirikan Dik Doang

  55. pherlee Says:

    ok om thanks bantuannya, blog aku bisa di load kok om tadi aku coba dari sini bisa , di coba lagi aja, tapi blog aku masih sederhana lho, masih perlu banyak belajar gtchu

  56. ardi Says:

    petualangan adl tantangan…
    dan tantangan adl hiburan…..

    jaya paskipala…

    ikutan gabung y….
    hehe…

  57. ardi Says:

    alam emang pnya daya tarik tersendiri…

    slm liong bwt pencinta alam se-nusantara..

  58. gleter Says:

    lam,kenal bang! koe lagi nyari grade pendakian atau pemanjatan yang digunakan indonesia saat ini? makasih banyak sebelumnya!

    grading dimana-mana sama aja kok standart nya

  59. gleter Says:

    Bang sorry yach, ane mau nanya lagi! Gini bang, ” Koe sedikit kesulitan untuk menentukan grade pada permukaan tebing, misalkan jalur pemanjatan pada permukaan tebing tersebut bervariasi, ada blank,ada overhang,ada roof, ada yang banyak pointnya, ada yang sedikit pointnya, lantas bagaimana menilai grade pada jalur tersebut?”


    udah baca artikel yg berhugungan dengan pemanjatan disini ?
    ada kok artikelnya ttg standart grading dan cara penentuan grade
    coba deh baca2 dolo

  60. gleter Says:

    Ok makasih banyak bang atas infonya! Oiya,sekedar informasi saya dari makassar ,jadi kalo pingin maen ksini hubungi saja! Disini terkenal dengan daerah maros yang merupakan salah satu kawasan karst yang terbesar bahkan sampai ditingkat dunia! Akhir kata saya ucapkan SALAM LESTARI

  61. affan doank Says:

    brow dpt sumber dari mana

    tanya om google..:D

  62. ana Says:

    lo bs tlsn dung artikel dr thn 1997 ke tas,q da lm ni nung2u infox.n lo bs datain y nm2 atlid di indonesia,pa tau nm q msk hehehe……

  63. Beny Says:

    Salam lestari!!Salam kenal yee..
    Aku baru baca blog kamu nih?! Bagus banget dan sangat informatif bagi orang2 yang menyukai kegiatan alam bebas. Jadi tidak hanya bisa mendaki doang tapi juga kita tahu sejarahnya. Oya, om mohon ijin tulisanmu aku link ke blogku ya..Sukses brow & Bravo dunia petualangan Indonesia!!

  64. lucky Says:

    kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeen buanget dech

  65. tq Says:

    kok cuma sampe 97? nda puas nih…rilis yang sampe 2008 dong…ini kan udah 09…Biar kita2 yang udah pensiun ini tahu perkembangan juga, hehehe…ta’ tunggu ya bos…Thanks before

  66. ika Says:

    salam buat seluruh orang yang demen naek gunung . tapi inget jangan terlalu terlena dan membiarkan alam yang kita cintai rusak .!!!!!!!!!!

  67. robby Says:

    artikelnya bagus kak .

    terimakasih sudah mau berbagi ilmu ke kami.

  68. saki :) Says:

    hahai

  69. putut Says:

    hi brother n sister
    kapn da pertemuan yg bahas kelestarian hutan????
    cz PA skarang hnya bsa naek gunung doang tanpa mikir kelestarian hutan.

  70. putut Says:

    ass.. salam buat temen2 RPA unisma,mkasih yg tlah bantu q pendakian d semeru. mas KECENG pa kbar??????????
    kpn maen2 ke 45 sby???????
    tak tnggu jandamu hehehe…….

  71. uNtuL Says:

    SALAM LESTARI………..!!!!!!!!!!!
    hay………..????????? tmn2 yg da dslrh dunia,
    jngn ampe qt sbg ank pcinta alam,mersk alam tercnta ini,okey tmn2”.,???!!!! OYEH WTt Ank2 WIRAPALA PBG, JAGA ALAM TERCINTA INI.OKEEEEEEEEEHHHHH…………..??????!!!!!!!!!

  72. joenantojoe_freeland Says:

    hidup pemanjat tebing tergantung ujung jari dan kaki yang kuat ‘satu mencari tiga bertahan(MEMANJAT TEBING MENGGAPAI LANGIT).

  73. JOENANTOJOE Says:

    salami Alam raya rengkuh kasih bumi jangan biarkan bumi tersakiti..

  74. mamek zobo Says:

    salam rimba…..! TEMPO DOELOE pas gw msh SMP(1994) kl turun gunung Sindoro/Sumbing maen seluncur2an pk pantat,kiri-kanan hutan lebat!…naaa skrg kl turun ga brani lg seluncur2an pk pantat,cos kiri-kanan jurang, hutan gw udh HILLAAAANGGG!!!dicuri maling kayu yg tak th malu!mari TEMBAK maling kayu `n PEJABAT PENJAHAT yg ad di blkg mrk…DOOR!!!

  75. teddy Says:

    salam kenal buat semua…mudah2an dengan semakin mudahnya kita mencari berita tentang alam,semakin arif dan bijak juga kita dalam menghargai alam.

  76. aang rohata Says:

    jaga alam kita dengan jiwa PETUALANG….

  77. imotgunung@yahoo.co.id Says:

    I like….,

  78. ipalasumbar Says:

    salam,

    postingannya bagus sekali, gan izin copas.

    kami dari IPALA (Ikhwan Pecinta Alam) mengucapkan salam kenal dan lestari selalu. semoga para pecinta alam benar-benar mencintai alam. tidak sekedar menikmati alam tapi juga bersyukur atas nikmat yang diberikan-Nya. yang kami liat banyak pendaki yang lupa bersyukur dan kebanyakan hanya menikmati saja. bersyukur di sini maksudnya adalah salah satunya walaupun di gunung kita tetap jalankan perintah-Nya.
    amin.

    http://ipalasumbar.co.cc

  79. Wongcilik Says:

    Salam kenal..semoga dengan medaki kita sadar betapa penting hutan dan alam untuk kehidupan kita….

  80. umar dhani Says:

    apa kata anak gue nanti…,kalau sekarang gunung dan hutan kita tidak dirawat dan dijaga…?

  81. Q_noy Says:

    aku mau tanya anak_anak pendaki bekasi donk

  82. amateur hiking Says:

    salam rimba, enak’a para pendaki dapat merasakan langsung kehebatan sang maha kuasa.
    salam saya indra masih amatir dan ingin lebih kenal dan dekat kepada sobat2 pecinta alam,please add my fb respati7days@yahoo.com/indraa.juga ..

    thanks lot ..


  83. Salam Rimba…. Salam knal smua sodara sodara ku para pendaki gunung dimnpun kalian brada….ATLAS LUWU UTARA

  84. koblak Says:

    Andai Aku Bisa Menggapai Semua Puncak – Puncak Di Dunia.
    Akan Ku Ukir Dalam Sejarah,Maka Keturunan Ku Kelak Akan Bangga Dan Berbahagia.Amien….

  85. alim Says:

    pernah ke tebing harau blum,,,??

  86. Anonymous Says:

    Slm RIMBA dari saya buat kawan” semua….mo cari info ni…dimana kita bisa dpt informasi rute pendakian gunung” di malesi…trimakasih…..maju trus wat dunia pendakian kita semua

  87. maruto_ontji Says:

    Salam Alam…….
    postingx bagus… + nambah wawasan aq…. btw.. boleh gak postingannya buat referensi ntuk nambah tulisan aq…?
    trim’s

  88. ullah salawat Says:

    BELAYER ON…

  89. Anonymous Says:

    satu kata ……………salut

  90. ekodanu Says:

    kerenz bgt postingannya Boz..

    thank, infonya,bener-bener sangat bermanfaat

    salam kenal

  91. ekodanu Says:

    Minta ijin mw tuker link boz….

    Bolehkah??

    thanks b4

  92. ardyansatya Says:

    dapet ilmu baru nih saya
    thanks, nice article..


  93. informasinya keren
    banyak yg dapat dipelajari


  94. wah aku baru tahu sejarah panjat tebing, jadi seperti itu ya.

    andre

  95. Anaa Trisna Says:

    tokoh yang dari cina , sohogi itu, gmn sih tulisan namanya ? ada yang tau ga?

  96. Anonymous Says:

    very very good summary of climbing history
    keep up, no mountain too high

    indonesian mountaineer


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 41 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: