Climbing – Alat Belay & Rapel 01

Alat Belay dan Rapel

Belaying merupakan satu bagian paling penting dari panjat memanjat dimana tanggung jawab seorang pembelay adalah menjamin keselamatan si pemanjat dari resiko jatuh. Apapun alat yang kamu pilih untuk belaying pastikan kamu tahu dan percaya diri akan penggunaan alat tersebut karena ini adalah masalah serius dude!

Berbagai alat untuk belay diperkenalkan dan akan terus dikembangkan seiring perkembangan olah raga Panjat Tebing demi kenyamanan dan jaminan keselamatan para pemanjat. Sikap dan pengetahuan si pembelay lebih penting ketimbang alat belay secanggih apapun.

Alat belay dari sudut pandang kepraktisan dalam menghentikan jatuhnya pemanjat terbagi dalam dua jenis yaitu manual dan otomatis.

Manual/ Reguler/ Pasif: Yaitu alat belay yang digunakan untuk menghentikan jatuhnya pemanjat dengan menarik dan menekan tali tambang pada posisi tertentu sehingga terjadi friksi atau tekanan jepit yang mengakibatkan mengeremnya tambang yang terulur.

Badan Kamu (Body Belay)
Alat belay yang paling pertama dan paling sederhana diperkenalkan yaitu tanpa alat sama sekali. Hanya dengan menggunakan kekuatan bagian tubuh, kontrol tangan dan pijakan kaki yang kukuh seseorang sudah dapat membelay. Zaman dahulu kala setiap pemanjat harus di training menahan jatuhnya beban berat dari ketinggian tertentu sebelum dia bisa memulai membelay. Training in sangat berat dan sulit bagi kebanyakan orang sehingga banyak orang yang berminat menjadi pemanjat harus mundur gara-gara enggak lulus metode belay ini.

Syukurlah cara ini udah enggak dipraktekkan lagi meskipun alangkah baiknya bagi para pemanjat mengetahui teori sistem body belay ini yang mungkin pada saat emergensi bisa dipraktekan.

HMS Karabiner dengan Munter Hitch
Salah satu alternatif lain yang dapat diterapkan pada kondisi emergensi yaitu dengan menggunakan HMS Karabiner dan simpul Munter hitch. HMS Karabiner yaitu jenis karabiner seperti terlihat digambar, berbentuk seperti buah PIR (terbalik). HMS karabiner ini lebih disukai yang berukuran besar. Jangan menggantikan karabiner ini dengan jenis karabiner lain karena enggak akan berfungsi sebagaimana mestinya (baca: berbahaya). Kelemahan metode ini yaitu memerlukan tenaga yang kuat untuk menghentikan uluran tali dan bakalan bikin tali melintir sehingga sukar untuk dikendalikan.
Jangan lupa mengunci karabinernya dan harus sering latihan sebelum ngebelay pemanjat beneran. Hati-hati!

Belay Plate/ Spring Plate
Bentuk awal yaitu tanpa per (spring). dengan adanya per akan memberikan jarak antara karabiner dan plate tsb yang bakalan bikin belay jadi lebih mulus.

SUMBER

Iklan
Explore posts in the same categories: Climbing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: