Tali temali – 02

Simpul Pengikat Harnes

Ada 2 simpul yang paling populer untuk mengikat tali ke harness.

1. Simpul Figure Eight (Bentuk Angka Delapan)

Semua pemanjat tebing harus tau simpul ini dan barangkali hampir 90% pemanjat tebing didunia menggunakan simpul ini pada saat mereka memanjat. Kalo kamu manjat dengan pemanjat yang enggak tau simpul ini, perlu dipertanyakan kamampuan pemanjat tsb (jangan manjat ama dia!).
Kelebihan:
– Simpul ini mudah untuk dipelajari dan mudah untuk dicek
– Simpul ini memiliki kekuatan 75-80 %. Jadi simpul Figure Eight ini lebih kuat dibandingkan simpul Bowline.
Kelemahan:
Kalo kamu sering jatuh dan menggantung pada simpul ini, setelah pemanjatan selesai maka simpul ini akan sangat erat dan susah dilepas. Ini bisa menjadi satu kelebihan kalo kamu memang masih terus memanjat dan ingin tetap terikat kuat dengan talinya. Satu cara melepas ikatan ini yaitu dengan memegang dua sisi angka delapan-nya masing2 dengan tangan kanan dan kiri kemudian goyang2kan kedua tangan tsb keatas dan kebawah berulang2 seperti saat kita mau mematahkan/membengkokkan sebatang tongkat. Dengan cara ini biasanya simpul figure eight akan menjadi lentur dan lebih mudah dilepas.

2. Simpul Double Bowline

Kelebihan: – Lebih mudah untuk dilepas/ diurai meskipun pemanjat jatuh berkali2 dan mempererat simpul tsb.
Kelemahan:
Belajar mengikat simpul ini enggak semudah mengikat simpul Figure Eight.
Tidak sekuat simpul Angka Delapan
Kekuatan 70-75%.
Agak sulit untuk mengecek benar tidaknya ikatan pada simpul ini. Sering2 di cek terutama bagi mereka yang baru belajar mengikat simpul ini.

Usahakan selalu mengikat kedua simpul ini langsung ke lubang ikatan harness dan jangan menyambung simpul ditambang tsb ke harness menggunakan karabiner. Bagaimanapun juga karabiner bisa gagal dan tidak berfungsi, apakah karena rusak atau kita lupa menguncinya.

Ingat! Setiap kali mengikat simpul sisihkan tali ekor yang cukup panjang dan ikatlah simpul pengunci seperti simpul nelayan (fisherman’s knot) atau paling tidak overhand knot. (simpul nelayan lebih disukai karena lebih kuat dan tidak mudah lepas).

Penggunaan simpul Bowline untuk mengikat harnes sudah tidak dianjurkan meskipun simpul ini aman dan masih sering digunakan untuk pembuatan jangkar pengaman/ anchor.

Iklan
Explore posts in the same categories: Climbing, Dan Lain - Lain

11 Komentar pada “Tali temali – 02”

  1. kuwat Says:

    Mas bagai mana cara mengikat pipa diameter 6in dalam sumur untuk diangangat keatas (berat pipa 200kg)

  2. qteen Says:

    waaa…..membantu banget.!!!!

  3. chan Says:

    nyesel dulu ga ikut pramuka

  4. Edi (KESI PA) Says:

    Napa harus nyesel……………………….masih ada organisasi yang mampelajari tali temali
    contohnya PECINTA ALAM……………………………………………………………………………
    Jadi ga perlu nyesel oce…………………………………………………………..

  5. Suardiman Says:

    Assalamualaikum wr, wb
    Saya minta ditampilkan jenis tali temali dan cara – cara melakukannnya, terima kasih
    assalamualaikum wr, wb

    wa’alaikumsalam wr. wb
    coba baca dengan lengkap artikel tali temalinya, diditu udah terpasang gambar2 bentuk atau panduan membuat simpul

    Wassalammu’alaikum wr. wb

  6. Namika Kinashita Says:

    aDda Ga?
    Tentang Tali temali bwat keterampillan ??

  7. pasarireng Says:

    kalo mau bisa DL dari http://www.indowebster.com file pdf; judul buku knotbook (search aja di website tsb “knotbook”).. 🙂 lebih komplit 🙂

  8. erick Says:

    mas tali dinamis am satatis ap bedanya?

  9. era Says:

    tali tmali tentang sispala kyak gmn?

  10. darwis Says:

    Salam hormat,
    Saya sedang mencari tali yang elastis seperti karet gitu. Gunanya untuk mengikat terpal agar bisa digunakan anak TK melompat2 ( tromboli ). Dimana saya bisa dapati ya? Trima kasih.

  11. St. S. Sipahutar Says:

    Mohon rekan-rekan guru/dosen di Sekolah/Akademi Pelayaran membagi ilmu mengenai tali-temali, agar kami semakin banyak perbendaharaan mengajar Nautika dan Tehnika.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: