Climbing – Gerak, Gaya dan Tehnik memanjat 02

Beberapa jenis pegangan tangan/ bentuk muka tebing
2 Jenis Pegangan yaitu pegangan tangan (handholds) dan pegangan jari (fingerholds).

Kendi atau Ember (Jug/ bucket): Ada yang menyebutnya Thank-God hold (Pegangan yang diberkahi Tuhan) yaitu bagian batuan yang menonjol dan pas banget buat gantungan telapak tangan yang dibengkokan seperti pengkait. Pegangan bentuk ini adalah idaman para pemanjat khususnya para pemula karena enggak bikin cape.. Yap, betul sekali! kalo udah dapet pegangan ini kamu bisa istirahat sambil minum kopi dan ngerokok.

Kendi atau Ember

Krimper (Crimper): Tonjolan horisontal tipis dimuka tebing yang hanya pas untuk penempatan ujung tepi jari. Tipe pegangan ini menjadi dambaan sebagian pemanjat yang udah latihan bertaun-taun dan selalu berusaha untuk “push their limit”/ mempraktekan kemampuan terbaiknya. Pegangan jenis ini kurang bersahabat dengan anatomy jari pemanjat baru. Kalo terlalu sering bisa bikin tendonitis (inflamasi/bengkak tendon) di jari. Luka tendon jari bisa sakit buanget dan menetap sampe 2 bulan lebih. Hati-hati latihan dengan pegangan yang satu ini.

Krimper


Tepi (Edge): Hampir sama dengan krimper cuma permukaannya lebih luas jadinya lebih gampang untuk dipake ngegantung.

Kantong (Pocket): Lubang-lubang di permukaan tebing. Kalo permukaan tebing banyak lobang-lobangnya dari berbagai macam ukuran pasti seru untuk dipanjat.

Tepi

Kantong

Sloper (Sloper): Satu jenis pegangan yang ditakuti dan sangat menantang yaitu permukaan pegangan tangan yang menonjol halus seperti kurva atau bukit tanpa ada fitur lainnya. Fitur (feature) yaitu lekukan atau benjolan kecil yang ada dimuka tebing.

Jepitan (Pinch): Tonjolan, bisa besar atau kecil, dalam posisi vertikal. Kamu harus menjepitnya dengan jempol dan jari lainnya. Pegangan jepit ini perlu kekuatan jari/ tangan yang bagus.

Sloper

Jepit atau Cubit


Rekahan (Crack): Nama yang menjelaskan dengan sendirinya. Rekahan yaitu belahan di permukaan tebing yang membentang mendatar ataupun vertikal.
Pembahasan tehnik ini yang khusus untuk face climbing terbagi menjadi tiga bagian:

1. Tehnik Tangan dan Jari

2. Tehnik Kaki
3. Tehnik Tubuh (bisa kombinasi dari tangan, kaki, dan badan)

SUMBER

Iklan
Explore posts in the same categories: Climbing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: