Rafting

Olah Raga Penuh Bahaya Yang Mengasyikkan

Arung jeram adalah salah satu olah raga yang dikategorikan sebagai extreme sports yang mampu memicu adrenalin seseorang hingga mau untuk melakukan lagi, lagi, dan lagi. Bagi orang normal, olah raga satu ini dianggap sebagai upaya bunuh diri belaka, namun tidak demikian bagi mereka yang menyukai tantangan.

Sebenarnya apa sih arung jeram atau yang akrab dikenal dengan istilah rafting tersebut? Olah raga ini menggunakan perahu karet dan menempuh sungai yang biasanya memiliki arus deras. Olah raga ini diakui memang memiliki tingkat kesukaran tinggi, namun bahaya bisa dihindari bila para pelakunya mematuhi prosedur keamanan yang telah ditetapkan.

Tidak hanya itu, arung jeram juga bisa melatih kita untuk bisa mematuhi perintah atasan. ‘Atasan’ yang dimaksud disini adalah pemimpin dalam sebuah perahu karet yang biasa disebut pengendali, yang berperan sebagai komandan sekaligus penentu nasib para awaknya. Tanggung jawabnya tidak main-main lho, ia memegang tanggung jawab penuh untuk memerintah para awaknya.

Buat kamu-kamu yang mau mencoba, pastikan tidak melewatkan bagian kedua yang membahas tentang tips berarung jeram yang baik

Tips Berarung Jeram Yang Aman dan Selamat

Bagian kedua dari tips berarung jeram adalah mengenai hal-hal yang harus diperhatikan saat menjalaninya. Yang pertama adalah memilih tempat dan perusahaan yang menawarkan jasa arung jeram yang (sebisa mungkin) sudah memiliki reputasi. Bukan apa-apa, perusahaan yang berkualitas biasanya memiliki pemimpin alias pengendali yang kompeten di tempat-tempat yang telah dipilih.

Selain kelengkapan peralatan, satu hal kecil yang kerap luput dari perhatian adalah jumlah perahu dalam berarung jeram. Bagi Anda yang masih pemula (bahkan yang ahli sekalipun), dianjurkan supaya berarung jeram dengan beberapa rombongan secara berbarengan. Hal ini akan memudahkan penyelamatan kalau-kalau ada peserta yang terlempar ke dalam air.

Salah satu benda yang bisa menyelamatkan nyawa seseorang yang sedang berarung jeram adlaah tali pengikat dan rompi penyelamat. Yang pertama adalah untuk mengaitkan kaki Anda (sekaligus mencegah diri sendiri terlempar ke dalam air), sementara yang kedua berfungsi sebagai pelampung dan penyelamat utama saat seseorang terlempar ke dalam air.

Langkah terakhir adalah memilih sungai yang akan ditempuh. Dengan derajat kesukaran II sampai V, jangan pernah memilih yang terakhir kalau Anda adalah seorang pemula, karena kemungkinan besar akan kapok dan tidak ingin berarung jeram lagi. Lakukan tahap demi tahap, supaya Anda bisa tahu tips-tips dan hal apa saja yang harus dilakukan bila ada kejadian tak terduga.

Setelah semua itu Anda tempuh, jangan pernah meremehkan kondisi alam meski sudah menjadi seorang expert (terutama berjuang di tingkat kesulitan VI yang dilarang). Sehebat-hebatnya seorang manusia, dia tidak akan bisa melawan kekuatan alam. Selamat mencoba!!!!

Iklan
Explore posts in the same categories: Dan Lain - Lain, Rafting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: