Gunung Krakatau

Mendaki Gunung yang berada di tengah laut merupakan tantangan tersendiri, Krakatau salah satunya. Gunung yang pernah meletus tahun 1883 ini, sekarang memiliki dua puncak yakni Rakata Besar (813 mdpl) dan Anak Krakatau (280 mdpl) yang muncul tahun 1930.

Di pulau sekitar Krakatau berada, pertumbuhan vegetasinya sangatlah minim, terlebih di pulau Anak Rakata yang bisa dijumpai hanya pohon cemara. Malah perkembangan flora dan fauna di pulau ini sempat terhenti tatkala Anak Krakatau meletus tahun 1952 dan 1953.

Barangkali, lambatnya laju perkembangan vegetasi di kawasan ini dikarenakan aktivitas gunung Anak Krakatau. Hingga kini ketinggian gunung ini bertambah 5 cm setiap bulannya. Dari kawahnya pun masih sering tersembur batuan dan lava, bahkan pasir yang ada di punggung gunung itu terasa panas.

Flora yang dapat ditemui sekarang diantaranya adalah kelapa (Cocos nucifera), ketapang (Terminalia catappa) dan cemara (Casuariana equisetifolia) sedangkan faunanya sering terlihat keberadaan biawak (Varanus salvator), penyu hijau (Cholonia midas), ular phyton (Phyton sp), kalong (Pteropus vampirus), burung raja udang (Alcedo atthis), kadal dan kupu-kupu.

Rute untuk mencapai Anak Krakatau sangat mudah, yakni lewat Canti, Kalianda, Lampung Selatan. Dari Jakarta Anda menuju arah Merak, lalu dengan menumpang kapal Ferry (Roro), Pulau Sumatera tepatnya Bakauheuni dapat ditempuh dalam 2,5 jam pelayaran. Dari sana dibutuhkan waktu 1 jam untuk mencapai Kalianda.

Canti merupakan pelabuhan nelayan yang terdekat dengan Krakatau. Biasanya kita dapat menyewa kapal nelayan yang berbobot mati 5 ton. Kapal tersebut melego jangkarnya kurang lebih 100 meter dari garis pantai, sehingga kita beserta seluruh perlangkapan yang dibawa harus terlebih dahulu naik sampan sebelum pindah kapal. Kurang lebih 3,5 jam untuk mencapai pantai Legon Cabe, Rakata Besar. Legon ini dulunya bernama Legon Burung Hantu, karena banyak sekali burung hantu, namun seiring dengan beredarnya waktu burung itu seulit ditemukan karena sering diburu. Di sini, Anda dapat berkemah di cekungan lembah yang berada 50 meter dari pantai.

Dari Legon Cabe, perjalanan diteruskan ke Legon Cemara, pantai gunung Anak Krakatau yang memakan waktu setengah jam. Dalam perjalanan terlihat jelas keanggunan Anak Krakatau yang menjulang tinggi, sungguh dramatis, sekan kita berada di negeri antah berantah.

Mendaki Anak Krakatau hanya diperkenankan mencapai punggung gunungnya saja, yakni batas aman yang diijinkan. Itupun sebenarnya sudah rawan, yakni lokasi gunungan pasir hitam panas yang menjulang bak kerucut ditemani angin yang bertiup dengan kerasnya.

Dari ketinggian lereng, jelas terlihat pulau Panjang alias Rakata Kecil, Sertung, Rakata Besar, Siberut dan Panaitan. Beberapa pulau karang atol dengan lautnya yang biru juga terlihat indah.

Perjalanan turun lewat rute yang sama, sebelum pulang ada baiknya kembali ke Legon Cabe untuk menikmati malam sambil menikmati ikan bakar kerapu, kakap merah dll yang dapat dibeli dari nelayan yang merapat.

Selamat Berpetualang!

Iklan
Explore posts in the same categories: Rute Pendakian

8 Komentar pada “Gunung Krakatau”

  1. bazzbeto Says:

    halo
    saya ada rencana ke krakatau.
    mau nanya lebih rinci rute perjalanan ke krakatau.
    ada no tlp yang bisa saya hubungi?
    atau id yahoo messenger (YM)?
    soalnya pengen tau perkiraan biaya juga, hehehe
    thanx.
    salam, bazzbeto

    PS: id YM saya: bazzbeto
    e-mail: basuki_e@yahoo.com
    HP: 08176313032

  2. ferry Says:

    mas saya mo tw dong rincian harga prahu dan segala dari canti mnuju krakatau????

  3. ferry Says:

    atau bls ke mail saya ferry212_@yahoo.co.id
    atau sms ke nomor 02195530846
    saya harapkan bantuanya coz saya ingin sekali kesana
    makasih….!!!!

  4. hendry Says:

    salam petualang !!!
    mas aku bisa minta
    list perahu dan segala macam mulai dari mobilisasi dari pelabuhan sampai tempat insya allah aku
    berangkat tanggal 1 april 2009

  5. hendry Says:

    salam petualang !!!!
    mas aku minta kirimin lis biaya dari merak sampai ke tempat,coz aku mau brangkat 1 mei 2009
    makasih ya mas

    1 april atau 1 mei perginya ? comment yg satunya ditulis 1 april.. berarti udah jadi dong perginya..:D

    Perjalanan menuju Gunung Krakatau—secara administratif masuk wilayah Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan—bisa ditempuh melalui beberapa jalur alternatif. Jalur pertama bisa melewati rute Pelabuhan Tanjung Priok menggunakan kapal jet-foils atau kapal pesiar. Jalur kedua ditempuh dari Pelabuhan Labuan, kota kecamatan di pantai barat Banten. Dari sini kita dapat menyewa kapal motor atau kapal nelayan yang berkapasitas 5 sampai 20 orang. Jalur ketiga ditempuh dari Pelabuhan Canti, Kalianda.
    Menuju Pelabuhan Canti dari Jakarta bisa ditempuh dengan melewati rute jalan tol Jakarta-Merak, kemudian menyeberang ke Pulau Sumatera dengan kapal feri dari Merak ke Bakauheuni. Perjalanan dilanjutkan ke Kota Kalianda menggunakan angkutan umum dengan biaya Rp 5.000. Kemudian dilanjutkan menuju Pelabuhan Canti, yang berjarak 25 kilometer dari Kalianda, menggunakan angkutan umum dengan ongkos Rp 5.000.
    Untuk menuju obyek wisata Anak Krakatau, dari Canti bisa dengan mencarter speedboat atau kapal nelayan berkapasitas 15 sampai 20 penumpang. Tarif sewa carter berkisar Rp 800 ribu hingga Rp 1,2 juta. “Sebaiknya mencarternya secara rombongan, biar tidak tekor,”

    Selamat jalan-jalan…!!

    • abi Says:

      @ hendry: apa sudah jd ke krakatau? di share donk update biaya perjalanannya? sy jg berencana ke sana akhir juni, thanks. bisa jg buzz ke YM: ismarrahman

  6. Evi Arbay Says:

    Saya berencana ke krakatau dan ujung kulon tanggal 2 – 7 agustus 2009 ini. Ada yang mau gabung???
    silakan hubungi saya kalau ada yang mau gabung di 0812.8373487. Sejauh ini team saya sudah ada 5 orang, jadi masih bisa menerima 5 orang lagilah.

  7. arif Says:

    gunung dempo meletus tanngal 19 agustus 2009


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: