Tebing Alam di Indonesia

Tebing Alam di Indonesia

unung Padang
Gunung ini terletak tidak jauh dari kota Padang yang termasuk dalam kawasan Taman Siti Nurbaya. Tebing yang terbentuk dari batuan basal ini berdiri dengan ketinggian sekitar 30 meter. Tingkat kesulitan yang bervariasi, tonjolan di dindingnya sangat minim dan kecil-kecil untuk pegangan maupun dipasangi pengaman. Jalur yang telah dipanjat tak kurang dari 4 jalur yaitu:

  • Jalur H&R (5.9) dipanjat tahun 1991 oleh Harera dan Edu
  • Jalur Camp (5.11 c/d) dipanjat tahun 1990 oleh Rizal N
  • Jalur Fasting (5.12) dipanjat tahun 1992 oleh Valdi
  • Jalur Trek Eureka (5.11 c/d) dipanjat oleh Radit

Serelo
Gunung ini juga dikenal dengan sebutan Bukit Telunjuk yang terletak di Desa Sukacita, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Tebing Serelo ini terlihat jelas dari jalur Lintas Sumatera. Jenis batuan tebing ini adalah batuan andesit. Tebing ini mempunyai ketinggian puncaknya 600 meter dpl dengan sudut kemiringan antara 70-90 derajat.

Ciampea
Tebing ini sangat populer bagi pemanjat Jabotabek. Tebing yang terletak 15 km ke arah selatan kota Bogor ini sangat mudah dijangkau kendaraan umum dengan ketinggian tebing sekitar 30-45 meter. Pada dinding yang tidak begitu lebar itu terdapat lima jalur panjat dengan tingkat kesulitan bervariasi, yaitu:

  • Jalur Putih
  • Jalur Kambing
  • Jalur Intifada
  • Jalur Bycycle
  • Jalur Toke

Kemiringan dindingnya dari slab sampai vertikal. Tebing ini sangat cocok untuk pemula berlatih karena mempunyai jalur yang beragam tingkat kesulitannya.

Kelapa Nunggal
Tebing ini juga mempunyai kepopuleran yang sama dengan Tebing Ciampea bagi pemanjat Jabotabek. Tebing ini mempunyai tingkat kesulitan cukup tinggi. Lokasinya terletak di antara kota Bogor dan Jakarta, yaitu di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor tidak jauh dari pabrik semen Cibinong. Ketinggian tebing sekitar 1 pitch (45 m). Hampir semua jalur sudah dipanjat. Pada awal jalur merupakan overhang yang minim pegangan. Dengan kondisi seperti itu, tebing Kelapa Nunggal ini termasuk kategori sulit dan tidak dianjurkan untuk pemula. Selain itu di sini juga terdapat tempat untuk bouldering yang cukup menantang.

Citatah
Tebing ini juga merupakan tonggak awal sejarah panjat tebing Indonesia. Tebing kebanggaan para pemanjat Bandung ini berada di Desa Cipatat Padalarang, Bandung. Tebing ini tidak jauh dari lokasi penambangan marmer dan batu kapur. Batuan tebing ini berjenis karst dan mempunyai tingkat kesulitan yang bervariasi. Sedangkan tebing yang paling sering dipilih oleh pemanjat adalah tebing 125 dan tebing 48, karena mudah dijangkau dan terdapat banyak jalur panjatnya.

Parang
Tebing Parang terletak di Kampung Cihuni, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat di sisi selatan waduk Jatiluhur. Tebing ini merupakan sebuah gunung batu yang mempunyai tiga puncak yang dikenal dengan sebutan tower yang membentang sepanjang 1,5 km ke arah utara-selatan, yaitu:

  • Tower I mempunyai ketinggian 950 meter dpl
  • Tower II mempunyai ketinggian 900 meter dpl
  • Tower III mempunyai ketinggian 875 meter dpl

Jenis batuannya adalah andesit. Lintasan jalur panjat tebing ini rata-rata slab dan beberapa jalurnya adalah dinding vertikal. Tingkat kesulitan secara umum dinding ini adalah VI, 5.9, A1. Dinding ini pertama kali dipanjat oleh kelompok Skygers pada tahun 1980.

Parang Tritis
Tebing-tebing kapur di kawasan ini cukup menantang. Pada umumnya tebing yang dipanjat adalah tebing-tebing yang terletak di kawasan Parangendog, di sebelah timur pantai Parangtritis. Dari kejauhan tebing-tebing ini terlihat berwarna putih berjajar. Ketinggian tebing berkisar antara 25 sampai 50 meter dengan tingkat kesulitan yang bervariasi dari mudah sampai sulit.

Tebing Gunung Bongkok
Tebing ini terletak di desa Sukamulya, Purwakarta, Jawa Barat. Tebing terbentuk oleh batuan andesit. Tinggi tebing sekitar 40 meter dengan lebar dinding 27 meter dan 25 meter. Jalur yang sudah dipanjat tercatat tiga jalur, yaitu:

  • Jalur Psyco Matters I dan II atas nama Djati Pranoto, Ujan, Mamay, Ipul, Asep, dan Galih
  • Jalur Alex dan Michael.

Sepikul, Watu Limo
Di tengah hutan jati yang terletak di Desa Watu Agung, Kecamatan Watu Limo, Trenggalek, Jawa timur berdirilah gunung batu yang diberi nama Sepikul. Tebing gunung batu ini terdiri dari dua buah tower, yaitu:

  • Tower I tingginya sekitar 250 m
  • Tower II tingginya 200 m

Jenis batuannya adalah andesit. Tebing ini merupakan salah satu tebing favorit pemanjat tebing di daerah Jawa Timur. Beberapa ekspedisi telah dilakukan di tower I maupun tower II.

Tebing Zebra
Tebing Zebra terletak di Lembah Panceng, Ujung Pangkah yang masuk ke dalam wilayah Gresik, Jawa Timur. Dinamai Tebing Zebra karena dinding tebing ini bermotif seperti Zebra yang mempunyai belang warna hitam dan putih. Tebing ini merupakan tebing kapur terjal yang mempunyai ketinggian sekitar 30 meter. Tingkat kesulitan bervariasi, beberapa jalur yang sudah dibuat mempunyai tingkat kesulitan sampai 5.12 c. Pada tebing ini sekurang-kurangnya telah dibuat sekitar 10 jalur.

Uluwatu
Uluwatu memang beda, tebing karang yang terletak di pinggir laut selatan di sisi selatan Pulau, Bali itu sungguh menantang. Tebing yang tingginya berkisar antara 75-100 m itu mempunyai banyak jalur untuk dipanjat. Sebagian jalur harus dituruni telebih dahulu baru dipanjat karena tidak ada pantainya, sebagian lain dapat langsung dipanjat dari karena terdapat pantai meskipun sempit. Tingkat kesulitan bervariasi dari mudah sampai sulit. Relief dinding cenderung tajam-tajam. Selain itu tebing ini lokasinya dekat dengan laut.

Bukit Kelam
Bukit yang membujur dari arah barat ke timur ini berjarak sekitar 16 km dari Kota Sintang, Kalimantan Barat. Ketinggian puncak bukit ini sekitar 931 m dpl, sementara itu tinggi tebing yang dipanjat sekitar 400 meter. Bukit andesit ini diperkirakan merupakan batuan andesit masif yang terbesar di Indonesia. Bagi sebagian penduduk Bukit Kelam termasuk gunung yang dikeramatkan. Di kaki tebing cukup lebat dan lembab karena sinar matahari kurang menyinari kaki tebing ini.

Bukit Tangkiling
Bukit ini terletak di Kabupaten Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Tinggi tebing sekitar 70 meter. Bukit ini termasuk tebing yang jarang dipanjat, jalur yang sudah dibuat baru tercatat dua jalur yaitu jalur Ramadhan dan jalur Ramona pembuat jalur Mamay S. Salim pada tahun 1993.

Bambapuang
Tebing limestone ini tingginya sekitar 350 meter dan terletak di desa Kotu, Enrekang, Sulawesi Selatan. Tebing ini merupakan salah satu tebing favorit para pemanjat, selain cukup tinggi, jalurnya pun cukup menantang untuk di panjat. Jalur yang tersedia sangat bervariasi dari mudah sampai sulit. Untuk menyelesaikan satu jalur sebagian besar harus ditempuh dalam beberapa hari. Oleh karena itu tebing ini termasuk jalur bigwall yang memerlukan persiapan khusus untuk memanjatnya.

Bulu Sumpang Sirolo
Tebing ini merupakan salah satu tebing diantara puluhan bahkan ratusan tebing yang terdapat di Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan. Terletak di desa Siloro yang termasuk ke dalam area PT Semen Tonasa II. Jenis batuan tebing ini adalah tebing karst yang tingginya sekitar 100 meter dan lebar dindingnya sekitar 60 meter. Teknik panjat di tebing ini dapat dilakukan secara artifisial maupun panjat bebas. Pengaman dan pegangan cukup banyak.

Tebing Sarera
Tebing yang tingginya sekitar 125 meter terletak di Desa Bua, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Dinding tebing ini di beberapa bagian rapuh sehingga para pemanjat harus hati-hati saat memanjatnya.

Carstensz Pyramide
Pegunungan Jayawijaya dengan puncak tertingginya Carstensz Pyramide (4.484) boleh dibilang gunung paling bergengsi bagi para pemanjat Indonesia, bahkan dunia. Dinding terjal dari batuan andesit setinggi 200 meter di sisi selatan Lembah Kuning ini merupakan salah satu dari 7 Puncak Tertinggi di 7 Benua. Tak semua orang bisa dengan mudah mencapai lokasi yang terletak di tengah pegunungan paling tinggi di Irian Jaya. Dibutuhkan perjuangan yang cukup keras untuk bisa menembus halangan yang menghadang. Kalau dana sudah tak menjadi persoalan, maka kendala pertama yang menghadang adalah masalah perizinan. Jika masalah perizinan beres, bisa dikata pendakian atau ekspedisi sudah berlangsung 50% (?). Kondisi alam yang cukup ekstrem masalah lain yang harus dihadapi, sehingga persiapan fisik pemanjat juga harus menjadi perhatian utama dan tentu saja harus didukung perlengkapan yang memadai pula.
Setidaknya terdapat dua rute yang biasa ditempuh para pendaki untuk menuju base camp Lembah Danau-Danau yang terletak di salah satu gunung es tropis ini, yaitu melalui utara dari Ilaga dan sisi selatan melalui daerah pertambangan Freeport, Tembagapura. Melalui Ilaga dibutuhkan waktu sekitar 7 hari perjalanan trekking untuk menuju Lembah Danau-Danau (base camp I), sedang dari Kota Tembagapura hanya membutuhkan 5-7 jam perjalanan.
Selain dinding utara Carstensz, dinding utara Puncak Jaya merupakan salah satu tebing yang sangat menantang untuk dipanjat.

Iklan
Explore posts in the same categories: Climbing, Dan Lain - Lain

22 Komentar pada “Tebing Alam di Indonesia”

  1. Emge Says:

    tolong kirim data/daftar tebing-tebing yang ada di kebumen, Jawa Tengah dan tolong beri info selengkapnya mengenai tebing petruk

  2. Laila Says:

    Makasih ya atas datanya…
    oya, saya juga mau nanya tentang tebing yang ada dimakassar, kia-kira apa aja ya???
    Thanks…

    makasih udah mampir..

    wah data yg saya punya cuma ada nama “Tebing Bambaapuang”

  3. peank mapalaut Says:

    cobain tebing di kepulauan krakatau di jamin seru

    wah….
    kamu dah coba ?

  4. beautyrockaholic Says:

    kirim spesfkasi tebing2 di pulo jawa ya..n gambar2na…
    makasih………….

    saya usahakan

  5. Rainer's Says:

    banyakkin data2nya yahh….

    makin banyak makin seru loggg…

    mau nyari batuan2 yg lengkap di sini usahakan ada yaw…

    makin rame makin bagus..

    ntar nilaiku jadi bagus deh

    makasih..

    ILMU KELAUTAN UNDIP

  6. iip Says:

    eh,, boleh gak minta data tebing kelam , sintang, kalimantan..
    pliss…

    sedang diusahakan

  7. mudar Says:

    data tebing2nya kalo bisa disertai transportasi ke sana,biaya perjalanan,jalur2 di tebing dan perlengkapannya ya!supaya kita bisa antisipasi setiap kejadian!
    hidup para pemanjat!

  8. wito Says:

    kalw pergi kew banten ga asik kalw ga nyoba tebing

  9. wito Says:

    kalw maen ke banten cobain tebing di pangobelan pasti seru

  10. c_by25 Says:

    boleh minta data tentang tebing zebra G????????klo bisa yang lengkap Y.coz mw dipake nich,PENTING

    yg ini bukan…

    Tebing Zebra
    Tebing Zebra terletak di Lembah Panceng, Ujung Pangkah yang masuk ke dalam wilayah Gresik, Jawa Timur. Dinamai Tebing Zebra karena dinding tebing ini bermotif seperti Zebra yang mempunyai belang warna hitam dan putih. Tebing ini merupakan tebing kapur terjal yang mempunyai ketinggian sekitar 30 meter. Tingkat kesulitan bervariasi, beberapa jalur yang sudah dibuat mempunyai tingkat kesulitan sampai 5.12 c. Pada tebing ini sekurang-kurangnya telah dibuat sekitar 10 jalur.

  11. Maman_gie Says:

    Tenk’s yh atas info2x,aq cman mau tau siapa yg hrus bertanggung jwb atas para pemanjat jahil yg sering merusak dinding tebing yg dibambapuang,banyak coretan2 disana.ok coy salam rimba.

    kebersihan dan kelestarian alam adalah tanggung jawab pribadi dan bersama, karena efeknya akan dirasakan baik secara pribadi maupun bersama

  12. guntur Says:

    cobain tebing pantai di anyer…
    mantap!!

  13. sbl Says:

    ya ertakan alamat lengkap lah biar bener-bener jadi refrensi,gitu aja ok

  14. sri agustina Says:

    salam panjat….
    mw tanya ne, tentang tebing ciampea…disana urutan tebingnya dari aling mudah ke sulit itu apa ja?
    trus transportasi kesananya pakai apa aja…setidaknya tahu wat antisipasi sebelum berangkat. oya, disana airnya susah atau mudah, disana da penginapannya gk?biasanya bayarnya gmn?kayak d parangendog gk?
    tlg blz ya secepatnya….cz mw dipake segera,,makasih ats partisipasinya n infonya….

    salam
    udah lama juga gak kesana, udah banyak lupanya
    seingat saya jalur termudahnya adalah jalur panjang, lalu jalur kambing, jalur toke’ dan jalur kuning, mungkin sekarang udah dibuat jalur baru lagi tapi saya blum tau. untuk dapetin air disana sedikit jauh dari sungai, lumayan lah buat olahraga.
    Akses kesana kalau mau naik kendaraan umum, dari bogor bisa naik angkot jurusan cibatok, trus turun di pertigaan ciampea, trus naik angkot lagi masuknya trus turun di galengan, nah dari sini jalan kaki masuknya kearah tebing lumayan jaraknya, mungkin sekarang udah ada angkot, yg pasti ada ojeg tapi gak tau tarifnya berapa..
    Sorry gak banyak membantu

  15. Wiro Sableng Says:

    Malem Jumat enggak bisa tidur. Daripada suntuk mendingan blogwalking aja deh. Nyari ilmu baru dan nyari sahabat baru. Salam kenal aja dari saya. klo mau berkunjung balik ke blog saya, cuma kata terima kasih yang dapat saya sampaikan. Ijin menyimak isi artikelnya dan ijin komentar ya gan….

    ha ha ha … artikelnya tentang naik menaiki… tebing. Nice nice nice… Sayangnya Wiro Sableng udah makin tua n enggak sanggup panjat tebing… panjat po’on kelapa aja deh… ciaattt…

  16. Karep Mu Says:

    Mas Bro, Di Kota Sala TIga Ada Tebing Namanya Tebing Kali Pancur tingginy sekitar 100m, belum banyak jalur yang di buat, krna blum terlalu ter_explorer dan ter_expose

  17. Anonim Says:

    gan w AM Mapala SIGINJAI unja mau nanya .!

    klo Karakteristik Fauna dan Flora di Tebing apa apa aja gan..
    soalnya bulan 10 kami mau melakukan XPDC..

  18. RizmaRere Says:

    wah aku butuh data 50 tebing di indonesia nih 😦 kasih tau donk yayayyayaya

  19. balak Says:

    nkasih data nya kang,tpi d sumbar msih tinggal t tebing lmbah harau satu lgi kang..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: