Naik gunung, siapa takut..!

Untuk mengisi liburan sekolah atau kuliah yg sebentar lagi datang enak juga kalo jalan bareng temen2.
Nggak tertarik pakai kendaraan, jalan kaki juga oke. Bagaimana kalau naik gunung? Pasti seru. Dan asal kamu tahu, memanjat gunung juga butuh persiapan mateng, supaya kamu bisa sampai di tujuan dan pulang dengan selamat. Apa saja trik dan tipsnya, simak aja deh.

* Pertama, kamu mesti tentukan dulu gunung yang akan didaki. Kamu dan temen-temen serombongan mesti tahu benar situasi di sana.
* Siapkan perbekalan antara lain: jaket, jas hujan, tenda, alas tidur, sleeping back, senter, kompas, obat-obatan, minuman, makanan, dan snack. Selain makanan yang bikin kenyang, bawa juga makanan yang mengandung kalori tinggi (biasanya sih yang manis-manis) seperti coklat, atau permen. Makanan seperti ini perlu dibawa karena bisa menghasilkan energi dengan cepat. Kompor beserta alat masaknya juga mesti disiapkan.


* Pilih sepatu yang tepat. Kalau bisa jangan pakai sepatu dari kain. Alangkah baiknya kamu pilih sepatu berbahan dasar kulit yang kuat dengan sol yang bisa mencengkeram. Biasanya, sol sepatu ini bergerigi sehingga tidak licin. Jangan memilih sepatu yang bagian depannya lancip, karena sepatu seperti ini kurang memungkinkan jari-jari kaki bergerak. Sementara ukurannya juga jangan terlalu longgar. Untuk kaus kaki, pilih yang tebal.

* Penutup kepala? Wajib itu. Selain untuk menghangatkan kepala, juga untuk melindungi kepala dari hal-hal (misalnya ular) yang jatuh dari atas.
* Selain obat-obatan ringan, bawa pula tembakau dan lotion antinyamuk. Tembakau bermanfaat untuk menghalau lintah atau pacet yang biasanya bertebaran di gunung. Lotion antinyamuk juga bisa mencegah kehadiran lintah dan pacet.

* Hindari pakaian yang gelap. Sebaliknya kenakan pakaian berwarna mencolok seperti kuning, oranye, dan lain-lain. Ini maksudnya jika terjadi apa-apa, kamu gampang terlihat.

* Tas punggung yang kamu bawa mesti terasa empuk menempel di bahu. Tas ini sebaiknya juga memiliki besi sebagai penyangga yang bentuknya sesuai dengan garis punggung. Selain itu, tas juga mesti memiliki tali penyangga di dada dan pinggul.

* Begitu sampai di kaki gunung, jangan lupa lapor ke petugas pemangku hutan. Biasanya, ia akan menerangkan jalur pendakian yang sudah ada. Ikuti saja itu. Jangan bikin jalur baru, karena ini sangat riskan apalagi untuk para pemula.
* Nah, kini kamu siap mendaki gunung. Jangan lupa minta izin sama ortu ya!

Iklan
Explore posts in the same categories: Dan Lain - Lain

5 Komentar pada “Naik gunung, siapa takut..!”

  1. noel Says:

    gokeeellll!!!
    kerenzzzz!!!
    support semuanya!!!!

    makasih…

  2. aquarini Says:

    gue dl hobi naik gunung tp suka semau gue, ma temen2 yg gokil abissss, sekarang ga lg soale dah punya anak tp sk kangen pengen naik gunung lagi, dah 4 gunung ku jelajahi, ga takut deh malem2 naik gunung, asik malah.

    kenapa gak diterusin ?
    banyak kok temen2 yg udah punya anak tapi masih suka naik gunung, atapun kegiatan alam lainnya, emang gak bisa se intensif sewaktu bujang, tapi paling tidak meredam “kerinduan” alam..:D

  3. 8080 Says:

    hi… oem catroos ktmu lagi hehehehe…
    kok gk isi lagi forum detik.com

    hi… salam..
    lom sempat lagi nih..lagi sering kelayapan keluar kota nih
    nanti deh kalo pas senggang


  4. […] 19, 2009 by rahayu28 « MEMILIH SEPATU LARI Naik gunung, siapa takut..! […]

  5. erwin Says:

    kapan naik gunung lagi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: