Arsip untuk 14 Juni 2007

Romantisme Pendakian ala Michaelangelo

14 Juni 2007

“Human interest adalah penjelajahan terbesar seorang petualang”

Apabila Anda seorang peminat olahraga mendaki gunung yang serius tentunya setelah pendakian pertama Anda tidak kapok dan berhenti begitu saja, namun mencari informasi-informasi yang relevan untuk pendakian selanjutnya. Dan begitulah seterusnya sampai Anda lupa telah berapa gunung yang didaki atau pendakian yang keberapa yang Anda lakukan.

Setelah melakukan pendakian gunung yang pertama, bahkan yang kesekian kalinya, maka kita mulai mendapatkan gambaran yang obyektif tentang sebuah pendakian. Kita telah merasakan perlunya memperhitungkan waktu pendakian, perlengkapan standar untuk sebuah perjalanan yang nyaman berikut memahami prosedur keamanan sebuah perjalanan.

Because it is there?
Bagi seorang pendaki gunung sering terbersit pemikiran yang simpel, yaitu mendaki gunung cukuplah sebagai mendaki gunung. Tak perlulah seorang pendaki membuat dan memikirkan argumentasi sedemikian rupa untuk menjelaskan kenapa mereka melakukannya. Toh, bagi orang awam apapun argumentasinya, kegiatan mendaki gunung tetaplah dianggap hal yang tak masuk di akal. ….selengkapnya

Iklan

Berburu “Seven Summits” di Nusantara

14 Juni 2007

Pegunungan adalah tempat paling kuat di Bumi,
dan menuntut penghormatan tertinggi
(Erik Weihenmayer)

Nama “Seven Summits” telah lama dikenal dalam dunia pendakian gunung di dunia dan disebut-sebut sebagai sebuah grand slam penjelajahan yang sebenarnya. Petualangan ekstrem ini merupakan pendakian puncak-puncak tertinggi di setiap benua.

Ketika Mount Everest sebagai puncak tertinggi di dunia telah banyak didaki, orang bertanya-tanya pendakian spektakuler apalagi yang dapat dibuat oleh umat manusia dalam menantang keperkasaan alam. Maka lahirlah ekspedisi-ekspedisi dari berbagai negara termasuk Indonesia yang terobsesi dengan grand slam penjelajahan ini. ….selengkapnya

Mendaki Eksotisme Gunung Rinjani

14 Juni 2007

PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa yang bermarkas di New York, menetapkan tahun 2002 sebagai tahun “Ekowisata, Gunung Berapi Internasional, dan Warisan Budaya”. Tema utama yang diusung itu terasa tepat di tengah maraknya kerusakan lingkungan, yang berakibat buruk bagi kehidupan manusia.

 

Di Indonesia, Presiden Megawati meresponnya dengan Pencanangan Tahun Ekowisata 2002, yang peresmiannya dilaksanakan di Puncak Selo, Kabupaten Boyolali, tepatnya di celah Gunung Merapi-Merbabu. Gerakan nasional ini mencerminkan kepedulian dunia pariwisata terhadap kelestarian lingkungan. ….selengkapnya