Gunung Gede Hamparan Edelweis 50 Haktare

Gunung ini terletak di wilayah Taman Nasional Gede Pangrango, di Jawa Barat. Taman nasional ini berada di ketinggian 1.000-3.000 meter dari permukaan laut, mencakup wilayah Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi.

Puncak Gunung Gede mempunyai suhu rata-rata 18 derajat Celcius. Tapi, di malam hari, suhu turun menjadi sekitar 5 derajat Celcius. Curah hujan di wilayah ini mencapai 3.600 mm/tahun. Gerbang utama menuju gunung ini adalah dari Cibodas dan Cipanas.

Gunung Gede mempunyai kawasan hutan dipterokarp bukit, hutan dipterokarp atas, hutan montane, dan hutan ericaceous atau hutan gunung. Keanekaragaman ekosistem di Gunung Gede terdiri dari ekosistem sub-montana, montana, sub-alpin, danau, rawa, dan savana.

Keadaan alam yang khas dan unik membuat Gunung Gede menjadi salah satu laboratorium alam yang menarik. Pada tahun 1819, CGC Reinwardt adalah pendaki pertama Gunung Gede. FW Junghuhn (1839-1861), JE Teysmann (1839), AR Wallace (1861), SH Koorders (1890), M Treub (1891), WM van Leeuen (1911), dan CGGJ van Steenis (1920-1952) tercatat menjadi pendaki berikutnya. Mereka telah membuat koleksi tumbuhan sebagai dasar penyusunan buku The Mountain Flora of Java, diterbitkan tahun 1972.

Ada 251 jenis burung di kawasan Gunung Gede. Jumlah ini lebih dari 50 persen dari jumlah burung di Pulau Jawa yang mencapai 450 jenis. Di Gunung Gede masih bisa ditemukan elang jawa dan burung hantu yang tergolong langka. UNESCO menetapkan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango sebagai cagar biosfer pada 1977. Pada 1995 menjadi sister park bagi Taman Negara di Malaysia.

Mendaki Gunung Gede dapat menikmati keindahan Telaga Biru seluas lima hektare di ketinggian 1.575 meter dari permukaan laut. Dari pintu Cibodas sekitar 1,5 km. Dinamai Telaga Biru karena permukaan danau tampak biru ketika diterpa sinar matahari. Ada banyak ganggang biru yang menutupi permukaannya.

Ada pula air terjun Cibeureum, sekitar 2,8 km dari pintu Cibodas. Di sekitarnya bisa ditemukan lumut merah. Ada pula lahan perkemahan di ketinggian 2.220 meter dari permukaan laut.

Di puncak, terdapat tiga kawah yang masih aktif. Para pendaki tak akan melupakan hamparan edelweis di alun-alun Suryakencana seluas 50 hektare, di ketinggian 2.750 meter dari permukaan laut.


SUMBER

Iklan
Explore posts in the same categories: Dan Lain - Lain, Hiking

25 Komentar pada “Gunung Gede Hamparan Edelweis 50 Haktare”

  1. eima Says:

    sebenernya aku gak o kment ttg edelweis, tp aku ign mgtkn ko aku suka ma seseorana tapi diya gak meresponku sama sekali… dia cuma’ ngasik aku harapan kosong………..

    wew..curhat nih ?

  2. PURI Says:

    Edelweis hebat banget negara kt punya!!!!!!!!!lestari kan y


  3. w paling suka naek gunung,,,,,
    coz hoby w tuhhhhhh…../.

  4. trinawa bhuwana Says:

    manteb beud…

  5. ita_pangrango Says:

    inget ini gw jd inget wkt naik dl.cool boy

  6. ratu dury jelatong Says:

    edelweis buad gua a/ bga yg pling indah nd sllu hdup abdi

  7. Bims Says:

    Gile ampe di atas keren abis, tapi dinginnya euy nampol banget!!!!!

  8. edwin Says:

    gw suka naik gunung karena kita bisa tau kekuasaan allah tak ada batasnya makanya itu kita harus bisa menjaga alam, alam itu bagian diri kita

  9. edwin Says:

    gw suka naik gunung karena kita bisa tau kekuasaan allah tak ada batasnya makanya itu kita harus bisa menjaga alam, alam itu bagian dari diri kita sendiri

  10. nonong Says:

    kalo orang nanya kenapa naek gunung??ngapain naek gunung??ngapain juga cape-cape naek gunung??apa sih yang dicari???
    mungkin ada beberapa alasan, tergantung orangnya, tapi mungkin alasan pertama bagiku karena gunung itu ada disana, “it was there” dan alasan yang kedua adalah edelweis ada disana….

  11. Jatz Says:

    hwa,….
    cbnrny boleh ga c Qt ambil edelweis tuch,..

  12. Bo bb Y Says:

    Salam Rimba

    ai minta prosedur pendakian ke Gede dong ada yang tau ga? ai ada rencana ma keluarga mau naek ke Gede Nih.

    Peraturan sekarang :
    Untuk pendaki yg datang dari luar jawa barat , DKI dan Banten bisa langsung datang dan registrasi tanpa harus booking dulu.
    untuk yg dari jawa barat, DKI dan Banten harus booking dulu minimal 3 hari sebelumnya.
    yang harus disediakan adalah Foto copy identitas diri [KTP/SIM/Kartu mahasiswa/pelajar/pasport] dan biaya registrasi kalo gak salah sekarang HTM nya Rp. 7.500/orang/2hari 1malam . jumlah pendaki minimal 3 orang. tidak boleh membawa golok/pisau besar [bisa dapat dispensasi untuk 1 pisau / 1 pisau lipat multi fungsi], tidak boleh membawa radio/tape, dispensasi / izin khusus untuk membawa radio komunikasi [HT/WT]. untuk lengkapnya silahkan hubungi pos pendakian 0263 512776, cari info selengkap-lengkapnya terutama tentang tanggal-tanggal larangan pendakian.
    dan jangan lupa untuk membawa turun kembali sampah2

  13. dean Says:

    gunung Gede munk gunung ter-good deh

  14. bUchu disInih Says:

    peNgen bGt puNya bUnga Edelweiis..yang masih barU.,,seger…^^
    keMaren liat pUnya temen,,
    jadi ngiler…;P
    bagus bgt..
    dari Dulu emg suKa bgt Edelweiss…
    Agiip……

    Hi….salam kenal..
    Edelweis emang menarik banget, apa lagi kalo diliat dari filosofinya..akan terasa luar biasa
    bayangkan kita berada ditengah-tengah ladang edelwies… udara segar dikelilingi aroma segar bunga edelweis..Alangkah indahnya…
    biarkanlah dia ditempatnya……….
    kalo udah dibawa turun ke kota, udah gak segar lagi, dan habitatnya bisa rusak malah mungkin akan hilang sama sekali.

  15. andree Says:

    gw jd inget ma 2 org temen gw yg ketangkep ma ranger gn gede hehe…wkt itu qt naek gn gede th 2003 dgn total 7 org pendaki, tp gk pake booking tiket dulu alias ilegal haaha…soalnya wkt itu qt g tau mst booking dl sgl walaupun qt berasal g jauh2 amat (BDG)…jd aja qt maen bablas, itupun naeknya lewat jalur ilegal (jln dkt Mushola).
    Gn Gede Emang asyik………

  16. lia Says:

    Ass. mau tanya ni kalo mau lihat edelweis disana, apa perlu punya keahlian khusus buat alun-alun Suryakencana. Aku pingin kesana tp gimana caranya?
    klo keahlian naik gunung ci aku ga punya.
    Wass. lia

    gak perlu keahlian khusus kok, tapi emang perlu perjuangan yg lumayan, karena lokasinya ada dijamur pendakian gunung gede. Kalo pingin kesana bisa diantar ama temen yg pernah naik gunung gede, pasti dia tau, atau cari teman di forum OANC, silahkan register dan pasti banyak teman yg punya kesukaan yg sama

  17. lia Says:

    Oh gitu ya? Aku pikir harus ada keahlian khusus.
    Oh ya aku mau tanya lagi apa ke lokasi alun-alun Suryakencana seperti mau ke kawah gunung ijen atau seperti mau ke kawah gunung bromo.
    Cz aku pernah daki ke kawah ijen sampe atas dan jalannya lumayan menantang c, agak miring&berliku tp g berat&susah menurutku. kalo seperti itu c aku sangkug kalo cuma jalan beberapa kilometer dg jalan seperti itu.
    Ohya apa kalo ke lokasi alun-alun Suryakencana hrus ada pemandunya at teman yg pernah kesana ya? aku c pinginnya sendirian aja tp klo sm teman wah aku takut ngerepotin de.

    Lokasi Suryakencana berbeda sekali dengan kawah ijen, tapi gak berbeda jauh ama bromo
    Lokasi Suryakencana adalah lembah datar yg hampir datar atau bisa dibilang dataran tinggi terletak di selatan puncak G. gede, atau sedikit dibawah puncak gn gede, kalau mendaki gunung Gede dari arah cipasa / gn putri, pasti melewati lembah suryakencana ini, kalau dari cibodas ke puncak gn gede dulu baru turun ke suryakencana. kalo blum pernah kesana sebelumnya sebaiknya ditemanin ama temen yg udah pernah, disamping untuk menghindari hal2 yg tidak diinginkan, untuk masuk ke kawasan TNGP [Taman Nasionak Gunung Gede Pangrango] apalagi untuk pendakian minimal 3 orang baru di izinkan masuk, karena ke lembah suryakencana sudah terhitung pendakian gunung.
    Kalau ada temen yg hoby mendaki, pasti dia dengan senang hati menemai kesana…
    Udah register di
    OANC ? coba deh register disana dan tanya siapa yg mau menemai, pasti ada aja yg mau…selamat mendaki

  18. xentala Says:

    Dearr…
    Pasti keren yah bis nongkrong dan nyantai di alun2 surya kencana…
    jadi pengen lagi neh ksana…
    tempat yg paling ngangenin dari gunung gede…Pastinya.

    Salam Persahabatan……..
    Kami dari tim pecinta alam xentala, jakarta ingin menyambung tali persaudarraan diantara kita…

    Best Regards,

    🙂

    http://www.xentala.wordpress.com

  19. yusiyu Says:

    alun2 suryakencana,, emang INDAH apalagi edelweissnya.
    pengen ke sana lagi……….
    pas chu ngemping di sana suasana hati bener2 BEDA,, semua penat tiba2 bisa ilang dengan mudah!!!!!!

  20. HUSNY Says:

    KALAU ADA TEMEN YANG MAU JUAL BUNGA ABADI KAMI BERMINAT UNTUK MEMBELI, HUB KAMI DI TLP + 6221 7520557

  21. ria putri Says:

    salam lestari !!!!!!!!!!!!!

    edelweis emang indah.
    ria punya edelweis.
    tapi dikasih orang.

    nama organisasi pencinta alam ria juga ada edelweis nya.
    ria cinta banget ma edelweis.
    cintaaaaaaaaa bangeeeeeeeet…

    tolong bagi seluruh pecinta alam diharapkan jangan mengambil edelweis lagi.
    kan kasihan edelweis nya kalo punah.
    ntar anak cucu kita g bisa ngeliat keindahan nya.

  22. jasmine tea Says:

    wahh sayang ga ada gambar poto2 nya yah.. jadi kurang ‘menggigit’ ceritanya..

  23. Guwe Says:

    Mari dijaga kelestariaannya.

  24. Dydha Says:

    Edelweis yang abadi yang aku punya dari ceremai. Asli pengen banget liat hamparan bunga edelweis (anaphalis javanica) secara langsung . Sabtu kmaren juga temen temen aku pada naek ke gn.gede lewat gn.putri , tapi saya ga ikut. Mgkin skrg mereka lg turun .


  25. Pengen bangets hiking k Gn. Gede .. Saya baru menjelajah Curug Cibeureum nya saja.. ^^


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: