Ada Apa Dengan Sepatu Mendaki Gunung ?

Bahan sepatu yang baik harusnya bisa memenuhi empat syarat, yakni; membuat sepatu terasa lebih nyaman, bisa memperkecil risiko kulit kaki melepuh, bisa menyerap keringat dari kaki, dan mampu cepat kering.

Banyak produksi sepatu sekarang lebih memilih menggunakan bahan sepatu bermembran antiair tapi tetap dapat bernapas, seperti bahan Sympatex atau Gore-Tex. Karena bahan jenis tersebut menjamin tidak akan masuknya berbagai jenis cairan dan menjamin tercukupinya syarat bahan sepatu yang baik.

Jenis sepatu yang baik sekarang biasanya menggunakan tiga jenis lapisan sol. Sol terluar (outer sole), paling bagus terbuat dari bahan karet campuran. Karena dapat mengurangi risiko terpeleset bila sedang melakukan aktivitas di alam bebas. Cobalah lihat sol bagian terluar tersebut, yang baik biasanya memiliki pola tapak bergerigi dan pada tumit terdapat pola setengah bulat sehingga dapat menggigit tanah.

Dua lapisan sol yang lain adalah sol tengah (mid sole) dan sol terdalam (in sole). Sol tengah biasanya terbuat dari plastik atau lapisan nilon yang biasanya berjenis sangat tipis. Sementara kaku tidaknya lapisan tersebut tergantung dari dan untuk apa sepatu ini dibuat. Lapisan sol tengah yang kaku dibuat untuk pendakian gunung salju, sedangkan lapisan sol tengah yang semi kaku digunakan pada sepatu yang diperuntukan untuk trekking sampai dengan scrambling.

Sol bagian terdalam sepatu biasanya diambil dari bahan busa empuk. Tapi kebanyakan sepatu sekarang tidak didesain untuk mengoptimalkan fungsi β€˜in sole’ tersebut. Fungsi sol terdalam yang mendukung kenyamanan dan kualitas peredaman terhadap kejutan sangat kecil.

Jika anda menginginkan lapisan ini bekerja lebih memuaskan disarankan Anda membuat anggaran lebih untuk hal tersebut. Sampai sekarang mulai banyak perusahaan sepatu perusahaan sepatu yang khusus memproduksi lapisan dalam sepatu seperti ini. Perusahaan seperti Spenco dan Sorbhotone mungkin menjadi satu-satunya pilihan yang ada sekarang. Meskipun ternyata masih sulit didapatkan di Indonesia. Tapi minimal Anda bisa membuat sendiri lapisan dalam ini dengan memotong lapisan busa tipis yang dilapisi kain bersifat menyerap cairan.

Pola Kaki

Bentuk sepatu bagaimana yang cocok untuk kaki kita perlu juga kita ketahui. Seperti kita ketahui ada berbagai jenis ukuran dan bentuk kaki manusia. Pola tapak yang berbeda membuat kita harus lebih teliti dalam memilih sepatu. Orang dengan pola tapak kaki lebar harus memilih sepatu dengan pola tapak lebih lebar, daripada sepatu yang mempunyai pola tapak sempit. Sekarang banyak perusahaan membuat sepatu yang disesuaikan dengan kelebaran tapak. Karena, biasanya sepatu untuk wanita didesain lebih pendek daripada untuk pria.

Semua gambaran di atas tentang bentuk sepatu tidak dapat hanya dilihat saja untuk mengetahui bagus tidaknya, tapi juga harus dirasakan dengan memakainya. Rasakan semua bagian dalam sepatu, termasuk lapisan busa yang ada di antara bagian atas leher sepatu dan rasakan juga bahan pelapis sepatu. Sepatu yang lebih rendah mutunya memiliki lapisan busa yang mempunyai fungsi penyerapan sedikit dan memerlukan waktu lama untuk kering.

Dalam kondisi beraktivitas di pegunungan atau alam bebas pilih sepatu yang memiliki lapisan pelindung mata kaki dan mempunyai lidah sepatu panjang serta menyatu dengan leher sepatu. Bagian ini kalau bisa ada lapisan nylon atau plastik di bagian dalamnya, ini dapat dirasakan di sekitar bagian leher dan lidah sepatu. Lapisan busa yang dilindungi plastik ini dapat mendukung kenyamanan sepatu dan berguna untuk melindungi kaki. Bagian leher sepatu yang menutup hingga mata kaki, melindungi kaki dan mata kaki dari terantuk batu dan terkilir. (Sulung Prasetyo S)

Sumber

Iklan
Explore posts in the same categories: Dan Lain - Lain, Hiking

18 Komentar pada “Ada Apa Dengan Sepatu Mendaki Gunung ?”

  1. telmark Says:

    Ooo, jadi gore tex itu nama bahan ? jadi sepatu hiking saya selama ini (yg bertuliskan dari besi gore-tex) mereknya apa ya ???

    oalah…merk separu sendiri kok nda tau….:D
    kalo ada label Gore-tex, berarti dibuat dengan bahan tersebut, minimal ada beberapa bagian yg terbuat dari bahan itu

  2. telmark Says:

    sepatu ini sudah menemani saya 2x ke gede. hadiah dari istri, tanpa kotak dibungkus kado, plus pita. πŸ™‚
    di bagian belakang karet sepatu, ada tulisan asolo. di lidahnya ada tulisan hcg. di telapaknya ada tulisan oil resist. no. ukurannya agak aneh, karena memakai mm.
    buatan itali. jadi mereknya apa ? (istri sayapun ndak tau). mungkin hcg ya ? atau asolo ? (dari solo, jawa?) hehehe….. bingung saya.

  3. AGUS RAHARJO Says:

    BERAPA SIH HARGA SEPATUNYA

  4. Im_gembel' Says:

    Aq biasanya mendaki ga pake sepatu,pakenya sendal.soalnya aq ragu sama kualitas produk sepatu yang sekarang.Kalau boleh tau,berapa harga sepatu yang ada diatas.Truz bisa dapat dimana?

    soal harga tergantung merk, kalo yg import kisaran harganya Rp. 600 rb s/d 2 jt, kalo yg produk lokal kisaran harga Rp. 150 rb – Rp. 600rb, buatan lokal gak kalah kuat kok ama buatan import, asal ngerti peruntukan dan perawatannya, saya sendiri beli sepatu buatan lokal sampe sekarang masih terpakai, cuma sempat ganti karet bawahnya karena udah tipis / aus keseringan dipakai, maklum sepatu itu saya beli tahun 1993, sampai sekarang kondisinya masih layak pakai meskipun warnanya udah kusam, tapi kakuatan dan kenyamannya masih maksimal

  5. Im_gembel' Says:

    Aq biasanya mendaki ga pake sepatu,pakenya sendal.soalnya aq ragu sama

  6. Nunik Says:

    di Jakarta, saya di mana saya bisa membeli sepatu itu. ?

    banyak kok, coba cari toko outdoor terdekat

  7. john_gunx Says:

    untuk produk lokal, ada rekomendasi ga untuk merk2 yang dinilai berkualitas baik???
    thx

    ada beberapa yg bagus seperti yg paling gampang ditemukan merk Eiger, bukannya promosi kalo saya masih pakai sepatu merk Boogie dari tahun 1994 sampai sekarang kulitnya masih bagus, cuma 1 X ganti telapak karena sering dipakai sehari-hari. Merk Consina juga bagus

  8. rony Says:

    di bogor tko sepatu gunung yg paling bagus dimana

    coba ke boogie di talang air, atau esta di plaza pangrango

  9. Anonim Says:

    klo merk boogie dan karrimor bagus gak ? Bagaimana cara menghindari merk yg palsu !?

    boogie buatan lokal yg cukup bagus
    karrimor buatan luar yg lumayan bagus tapi rata2 produk karrimor modelnya kurang cocok untuk kegiatan outdoor yg lumayan berat.
    Untuk menghindari dapat yg palsu ? beli di toko2 yg memang menjual alat2 untuk kegiatan outdoor, teliti barangnya dengan seksama karena ketahuan kk bahannya mana yg abal2 dan mana yg asli, disamping itu soal harga juga gak bohong kok..selamat berbelanja..!

  10. nobel Says:

    mau nanya nih, kalo merk Hi tech bagus gak? thanks..
    ada yang recomended gak?

  11. rizky Says:

    sepatu boogies sya type maung,nah skarang wrna kulitnya kusam….bgmna ya cranya mengembalikan warnanya agar tmpak baru lagi?hehehe cz malu klihatan kotor

  12. Anonim Says:

    kalau sepatu lapangan dachstein buatan austria berapa ya harganya

  13. Anonim Says:

    wiiih nice artikel ini mas πŸ™‚
    kalau boleh saya sekalian promosiin link sepatu gunung Karrimor only 245K aja (Free ongkir jabodetabek).
    punten sebelumnya mas numpang rekomendasiin sepatu yang ane pake juga

    https://www.facebook.com/karrimor78


  14. wahh,, , nice artikel mas πŸ˜€

    sekalian, ane rekomendasiin sepatu gunung yang nyaman dan budget kantong mahasiswa kalau pada tertarik ya mas πŸ™‚
    Karrimor Shoes only 245K (include ongkir se Jabodetabek)

    https://www.facebook.com/karrimor78

  15. Lhee Moe Says:

    dimana bisa grosir sepatu SNTA ?? kalo ada yg punya info, email aja gan, trima kasih.
    kangdaus155@gmail.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: