Sepuluh Hari Mendaki Puncak Jaya

Tim Jejak Petualang Trans7 (Giri, Bayu, Budi, Cosmas, Dody, Une).

Ekspedisi Jayawijaya. Inilah Tim Jejak Petualang (JP) Trans7: Dina, Dody, Budi, Cosmas, Giri, Bayu dan Une. Sungguh sebuah pengalaman yang menakjubkan ketika kami mendapat kesempatan menjejakkan kaki di puncak jaya. Jauh di ujung Timur Indonesia sana kami merayapi lereng selangkah demi selangkah.

Kami memulai pendakian dari mil 64 (Pos Brimob) bersama delapan orang Tim Brimob Papua dengan mengggunakan bus. Total perbekalan dan peralatan pendakian yang kami angkut mencapai berat sektiar 700 kg. Dengan bus kami menuju mil 68, Tembagapura (2.500 mdpl) . Setelah itu perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan trem (kereta gantung) ke kawasan Gressberg (3500 mdpl) selama lebih kurang 10 menit. Turun dari trem rombongan diangkut lagi dengan bus menuju Zebra Wall diketinggian 3.800 mdpl.

Dari Zebra Wall inilah awal pendakian menuju Flaying Camp di Danau Biru (3.900 mdpl). Di Danau Biru kita mendirikan tenda dan bermalam. Ini dilakukan agar tubuh kami menyesuaikan diri dengan ketinggian yang berkadar oksigen tipis. Memang sebaiknya tidak terlalu cepat mencapai ketinggian tertentu. Idealnya, menurut buku, tiap naik 100 meter, harus bermalam satu malam. Begitu seterusnya….

Dina (Medina Kamil) dan seabrek bawaan.

Suhu mulai terasa menggerogoti tulang. Siang hari suhu udara 10 derajat celsius, sementara malam lebih membuat gigil karena suhunya hanya derajat celcius. Kalau anging berhembus…hiiiiiii…..brrrr…. Saat malam hukan turun. Untung tenda dan flysheet sudah berdiri. Beberapa teman tampak terdiam mungkin akibat serangan penyakit ketinggian. Aneh memang, biasanya mereka ceria dan penuh canda. Dari pengalaman penyakit ketinggian menyerang pendaki yang naik terlalu cepat . Baru tahu mereka hehehe…

Pagi sekali kami sudah bangun. Langit tampak cerah. Tidak ada awan yang menghalangi birunya langit. Kami bermandi cahaya matahari. Seluruh peralatan, pakaian dan sleeping bag kami jemur biar tidak lembab dan berat ketika dibawa. Setelah berkemas dan sarapan pagi, kamipun melanjutkan perjalanan menuju base camp induk Lembah Danau-Danau (4200 mdpl).

Tanjakan terjal, pendakian yang berat.

Awal pendakian yang berat

Dody Johanjaya
Dina (Medina Kamil) dan seabrek bawaan.
Awal pendakian sungguh berat. Pagi-pagi kami sudah disuguhi tanjakan terjal dan panjang. Kami terengah dan nafas kami hanya satu dua. Jalan datar saja sudah menyesakan dada apalagi menanjak curam huh…..! Namun dengan semangat 45 teman-teman kru JP selangkah demi selangkah maju. Deru nafas kami memburu. Sesekali kami terbatuk. Pendakian yang berat . Hanya tatapan mata satu dengan yang lain jadi alat komunikasi kami. Saya hanya bisa tersenyum dan kagum dengan semangat mereka.

Trek menanjak sangat melahkan belum lagi tipisnya oksigen membuat teman-teman kelelahan dengan cepat. Beberapa teman yang masih merasakan penyakit ketinggian merasa pusing seperti ada batu menggayut di kepala. Mereka tampak berjalan gontai dengan ransel bawaan yang berat.

Dina dan Nomang beristirahat untuk menormalkan kembali pernafasan dan meneguk air membasahi tenggorokan. Trek menanjak di pintu angin adalah satah satu trek terberat. Selain curam juga tidak mudah berjalan karena kerikil dan batu yang mudah lepas. Saya melihat thermometer di jam saya menunjukan suhu 8 derajat celsius. Udara terasa semakin dingin ketika angin berhembus. Sinar matahari terhalang kabut tebal.

Setelah melalui tanjakan terjal pintu angin akhirnya kami bisa bernafas lega karena trek tidak lagi menanjak terjal. Jalan mendatar diselingi naik turun yang tidak berat. Pemandangan danau di kiri trek cukup menghibur. Setelah berjalan selama lima jam akhirnya kami sampai di Base Camp Induk Lembah Danau-Danau (4200 m dpl). Kami disambut teman-teman Brimob dan welcome drink secangkir teh manis panas…..hmmm nikmatnya.

Di base camp tampak berdiri tiga tenda dome dan flysheet untuk kami. Tanpa membuang waktu saya memerintahkan teman-teman untukmembuka alat komunikasi seperti antene outdoor, telepon satelite dan B-Gan alat untuk mengirim gambar via satelit ke kantor di Jakarta. Selain tenda kami, juga berdiri tenda-tenda lain dan dapur umum yang hangat…(gimana gak hangat ada 4 kompor minyak yang lagi menyala).

Tidak ada yang kami lakukan selain mempersiapkan peralatan pendakian gunung es dan aklimatisasi dengan hiking seputaran danau-danau, agar badan semakin menyesuaikan diri dengan tipisnya oksigen di ketinggian.

Flying camp gletser di Puncak Jaya.

 

Mendaki gunung es

Pagi sekali kami sudah bangun dan kemudian sarapan. Pagi ini adalah saat yang ditunggu. Kami akan mendaki hingga gletser Puncak Jaya. Pendakian gunung es yang sesungguhnya akan kami lakukan.

Dody Johanjaya
Tanjakan terjal, pendakian yang berat.
Awal trek belum terlalu berat. Jalur tanah berkerikil membelah lembah batu, dengan tebing tinggi dan dingin di kiri kanan trek. Saya masih ingat tebing batu di sisi trek dulunya masih berselimut es dan salju ketika saya mendaki untuk pertama kalinya tahun 1989. Es semakin menyusut kini. Dulu hanya butuh waktu satu jam saja ke gletser. Sekarang diperkirakan akan memakan waktu sekitar lima jam-an. Trek semakin sulit ketika kami harus mendaki jalur kerikil dan batu yang licin. Bila tidak hati-hati bisa tergelincir dan terjun bebas ke jurang.

Setelah berjalan kira-kira 4,5 jam akhirnya kami sampai di gletser. Tidak terkira wajah-wajah riang teman-teman. Mereka seperti orang ndeso katro berhamburan memegang es dan salju….Benar-benar kampungan hehehe….Kami tidak bisa berlama-lama menikmati pencapaian ini karena tidak lama kemudian kabut turun. Angin dan hujan es juga datang. Ya, betul es! Kena kepala bletuk…bletuk! Kami bergegas mendirikan tenda dan flysheet.Untung kami sigap karena beberapa menit kemudian badai melanda camp kami. Angin kencang sekali. Salju dan es menghantam tenda kami tanpa ampun. Suhu menunjukan 0 derajat celcius! Kami tidur dalam pelukan udara dingin yang beku.

Pukul 06.00 wit keesokan harinya kami terbangun. Suhu udara 3 derajat celcius. Secangkir teh manis ditemani beberapa potong biscuit menjadi sarapan pagi kami. Seusai sarapan kami mempersiapkan peralatan pendakian es, seperti paku es (crampon) yang kami pasang di sepatu gunung kami, kampak es (ice axe), tongkat es (Sky pol), tali, karabiner, harness dan sebagainya.

Tebing es setinggi 40-an meter membentang dihadapan kami. Belum apa-apa dingin yang dihembuskan angin dari tebing es itu menerpa wajah kami. Rasanya seperti kalau kita membuka frezer hiiiii….pipi dan hidung ini langsung disergap dingin yang menusuk.

Giri kami tunjuk sebagai pemanjat pertama (leader). Une mengamankan Giri dengan seutas tali dari bawah. Semeter demi semester Giri menambah ketinggian. Kampak esnya terdengar menancap di es yang keras disusul kemudian tendangan cramoonnya di tebing es untuk memperkokoh posisi berdiri.

Akhirnya Giri sampai di sebuah teras yang cukup aman untuk membuat tambat pengaman. Tali pun diulur dan satu-demi satu pendaki lainnya memanjat dengan menggunakan jummar. Pertama adalah Budi, kamerawan JP. Budi perlu sampai lebih dulu di atas untuk mengambil gambar dari atas. Setelah Budi, saya menyusul, lalu Dina dan terakhir Deni . Dina mencoba memanjat es dengan cara ice climbing seperti Giri dengan diamankan oleh tali. Setelah semua sampai di teras pemanjatan kami lakukan lagi satu per satu.

Pfuih…. akhirnya kami sampai di hamparan es yang datar. Kami membentangkan tali yang menghubungkan satu pendaki dengan pendaki lainnya (moving together). Ini merupakan teknik berjalan di padang es yang aman. Karena bisa saja salah satu pendaki terperosok ke jurang es. Tali penghubung akan menahan pendaki tersebut.

Selangkah demi selangkah para pendaki menapaki es yang keras dan dingin. Dina berusaha keras untuk tetap melangkah. Sesekali talinya menegang ketika harus berhenti menarik nafas dan batuk karena sesak nafas. Kabut dan salju yang turun menambah tebal padang es sehingga memberatkan langkah kami. Udara dingin menerobos, winbreaker dan sweater yang kami pakai, sarung tangan wol berlapis mitten pun hampir tidak bisa menahan dingin, membuat jemari tangan kebas dan kaku, begitu juga dengan jari kaki.

Saya perintahkan teman-teman untuk mempercepat langkah karena saya khawatir kami akan terserang radang dingin (frostbite) apalagi angin semakin kencang dan hujan salju semakin deras turun.

Langkah kami semakain berat karena salju tebal kami injak. Deni tampak berjalan berhati-hati. Dia menusukkan kampak esnya mencari jalan es yang keras. Sementara di sisi kami jurang es yang tidak berdasar menganga siap menelan kami bulat-bulat. Detak jantung saya bedertak kencang ketika Dina terjatuh karena gagal melompati parit es yang keras. Untung tali menahan tubuhnya sehingga dia tidak meluncur jatuh ke jurang. Dengan perlahan Dina berusaha bangkit dan kembali berjalan.

Setelah tiga jam berjuang akhirnya kami sampai di tempat teritinggi, datar, terbuka dan tidak ada lagi gundukan es yang lebih tinggi…….puncak! Kami sampai di puncak. Horeeeeeee….! Akhirnya sampai juga perjuangan kami menempuh perjalanan 10 hari lamanya. Kami berdiri di ketinggian 4.860 meter di atas permukaan laut. Kami pun bersorak dan berangkulan gembira karena telah melalui ujian berat yang melelahkan. Berkejaran dengan kabut yang turun dan angin yang semakin kencang, kamipun berfoto-foto kemudian turun ke base camp di gletser. Terima kasih Tuhan.

Sobat MakPles, Dody Johanjaya
Tim Jejak Petualang Trans7

SUMBER 

Iklan
Explore posts in the same categories: Dan Lain - Lain, Hiking

97 Komentar pada “Sepuluh Hari Mendaki Puncak Jaya”

  1. charizard Says:

    kyaaaa….. pengen k situ j9 >,<

    wadaaaahhhh….
    pecinta gunung mana yg gak berminat naik cartenz….
    menggiurkan..:p

  2. ayu Says:

    aq ad rencana sech bwt kecartenz… smakin smangatlah aqu melihat dan membaca cerita yang amat menakjubkan ini..
    all friends doain yach semoga tahun depan rncana aq ini terealisasi…

    mohon Do’anya amat sangat ….

    semoga niatannya segera terlaksana & sukses tanpa kendala yg berart…

  3. Art-In-Riky Says:

    Wah kapan bisa ke sana ya? Dari dulu cuma ngimpi doank….
    Someday…Saya akan berdiri di sana…cartenz

  4. aji Says:

    wah keren bgt emang.pengalaman yang bener2 berarti dan memacu gw bs nyusul untuk naik ke cartenz…klo jejak petualang trans 7 buka lowongan untuk jd crew,gw siap…

  5. morishige Says:

    waaahhh… gw pengen ke sana…

  6. rizky al kochino Says:

    gw adl rookie hiker, klo da sip segalanya pasti ke cartenz deh masa cuman bsa ke cartenz outdoor shop ajah,gw seneng bgt JP edisi HIKING, 4 thumbs up for JP, oya gw ngefans berat (seberat carrier) ma DINA, gw jg mao nge crew di JP klo ada lowongan hehehe…..

  7. IQBAL.A Says:

    Eedaaan pisan euy !!!!! 🙂 keren diantara yang keren . indah diantara yang indah.
    bagus diantara yang bagus , cool diantara yang cool. lah pokoknya chip pisan euy.

  8. Dhoni RAMONE Says:

    kayaknya jika saya ikut pasti bakalan seru ! :} kalo saya ikut
    saya bakalan bawa nenek saya naik gunung. tapi naik nya harus sama embak Dina
    supaya tidak supaya keindahan nya lebih sempurna .keluarga besar saya penggemar jp,apalagi kalau presenter nya MEDINA KAMIL . pasti nonton semuanya.

  9. lahu Says:

    saya anak pencinta alam jg………….
    saya pernah bermimpi mendaki puncak jaya………..
    tp mimpi itu tak pernah kesampaian
    anda sudah mencapai puncak tertinggi di indonesia…….
    anda termasuk orang yang beruntung

    sayang saya belum seberuntung itu…
    walaupun udah berniat dan berusaha beberapa kali
    jadi, ini cuma link berita dari web lain


  10. waa…mau banget ya kesana, cm kpn ya…!!!
    kebetulan aku suka banget sama JP sejak dari mba Riyani pe mba Dina sekarang !!!
    sukses tz buat tim JP, mdh2an aku bisa pe ke Jaya Wiyaya, tw minimal pe di Timikanya ja…

  11. edi susanto Says:

    manteep…mau banget bisa kesana.
    kebetulan sekarang gw ditugasin ditimika tapi cuma bisa ngliat kemegahannya dari bawah
    beneer2 negri diatas awan.sukses selalu jejak petualang

  12. apalah (agaknya pecinta alam ah) Says:

    aduh…pengen deh kita
    kapan mas-mas serta mbak-mbak kesana lagi
    kami sudah memimpikannya sejak lama
    jadi ingin nyanyi “naik-naik ke puncak gunung”
    bareng mas-mas dan mbak-mbak pecinta alam ke Cartensz Pyramid

    salam alam dari kami selalu

    hei ho 3X ho 2x
    APALAH

  13. andang Says:

    saya senang sekali pada acara kalian tapi saya paling senang kalau mba riyanni yang jadi presenternya karena orang nya lucu,imut,gokil,&cantik lagi.boleh ga minta fotonya plus tanda tangan nya.boleh ya.kirim donk kerumah saya.jl citarum atas rt o17/01 kel ;cideng kec;gambir jak-pus 10150 saya tunggu ya?

  14. andang Says:

    sorry nomornya lupa no;4

  15. andang Says:

    oya my hp 021 32126238

  16. andang Says:

    moga mba riyanni sukses oya katanya habis melahirkan ya selamat ya?gw demen gaya lo!sampe kapan pun gw ga lupa!sukses untuk mba riyanni daki lah gunung tertinggi.belah lah lautan yang luas.salam kangen.andang

  17. andang Says:

    buka lowongan ga nih untuk jadi kru.soalnya gw belum kerja nih………

  18. komenggbeg Says:

    pol.pol.pol………………………….gw ajungi jempol buat tim&crew jejak petualang, gw salut buat kalian semua,kalian adalah insfirasi terbesar dalam hidup ku untuk mencintai alam indonesia ini.

  19. caQepZna_c'caQ Says:

    YupZ!!!!!Jejak Petualang keren abiezzz…..jadi pengen ikutan naek puncak gunung deh……..Kak Riyani kenapa ga siaran lagi???????kangen nich ma kak Riyani yang imoet ‘n cubby bangetzzz!!!!!Moga jejak petualang ‘n trans7 makin jaya yoe……..SALAM

  20. nanda Says:

    medina kamil…………………………………. love u……………………………………….

  21. henrie tembaga pura Says:

    aq bangga dengan cw indonesia satu2xnya medina kamil.aq fans beratnya jejak petualang.untuk medina & jangkaru salamperkenalan.

  22. samkemmy Says:

    mas bisa bantu aku saya punya kawan yang mendapatkan penghargaan dr muri sebagai pendaki (maaf) berkaki satu dia berencana akan mencoba mendaki cartenz tetapi terbentur oleh birokrasi kalau mas bersedia bisa hubungi saya di 08998207889 atau 0219213884 trims

    duh.. semangatnya luar biasa…
    apa yg bisa saya bantu nih.. ?
    dengan senang hati saya akan bantu

    birokrasi untuk pendakian cartenz memang sangat-sangat menjengkelkan..

  23. guns_trex Says:

    buat dina kok tambah cute aza,minta fotonya donk….. ak makasih bgt kpd trans7 yg ngadain acara jejak petualang… moga sukses trus. salam sayang bt MEDINA KAMIL

  24. vera_Luchu Says:

    pengen liat video nya donk…….

    ada sih pendakian cartenz pyramid ama punjak jaya, tapi filenya gede banget, 1.4 GB..!!
    gak sanggup uploadnya

  25. herdi Says:

    wah boleh tuh,klo nyari orang tuk jalan-jalan lagi boleh dong ajak-ajak
    hehe…

  26. herdi Says:

    pokok’y salut deh buat smua yang naek k sana!!!

  27. tryan Says:

    untuk tim JP kapan buka lowongan atau koresponden untuk di berbagai daerah d indonesia??? gw udah lama pengen gabung dengan tim JP trans7, sukses ya…thx.

  28. rendra aditya p Amd Says:

    he.he salam kenal aja ya LOMPALA (LOMBOK PECINTA ALAM)BEKASI TIMUR

  29. harlon m sibagariang Says:

    salam kenal ya dari mapala pulmed di medan.lestari…
    bagi yang mau kenal ni no. 081396568864 atas nama harlon.

  30. iwan setyo Says:

    tantangan yang sangat mak nyuzz…buat cewek yang cuakep tenan.

  31. irma raesita Says:

    MEDINA KAMIL KEREEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEENNNNNNN ABIEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEESSSSSSSSSSSSSSS !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!mo nanya neeeh….
    caranya masug tim JP gimana bagi tipsnya donx !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    tunggu penbukaannya di Trans7 untuk audisi nya
    kapan ? gak ada yg tau karena hanya dibuka kalau emang dibutuhkan

  32. indira mulyawan Says:

    mba boleh minta nomor Telp atau HP yang bisa dihubungi, karena saya kegiatan untuk buat film Dokumenter tentang perbatasan Indonesia – Malaysia, Indonesia – Papua New Guinea, Indonesia – timor Leste

  33. defa Says:

    ada acara di bengkulu tanggal 18 desember 2008, yang diadakan pada setiap tahunnya masyarakat bengkulu menamakan acara tersebut dengan nama TABOT……………..

    Boleh minta info detail atau referensinya ?

  34. ruby cristaline Says:

    assalamualaikum…
    waduh seru bgt ya..pengalaman mereka..
    oiya kalo dari temen temen ada yang mengadakan adventure gitu, boleh ga ikutan..
    ]kbetulan saya juga mau hunting foto skalian untuk portofolio …
    sambil tafakur alam..
    hmm, kalau boleh tolong di email ke sini ya?
    ruby_gtx@yahoo.com
    ruby_gtx@hotmail.com
    atau ke nmr ini:08179956113,
    92443225
    terimakasih
    RUBY CRISTALINE BASKARA..:)
    WASSALAMUALAIKUM

  35. bayu Says:

    Puji Tuhan…… anda telah menikmati ciptaanNya di puncak cartenz… sedemikian besar karyaNya… kapan yo aku bisa kesana. salam kenal bwt smua Crew JP…

  36. nur hamidah Says:

    dina gw ngfens bangat sama lo tau
    alamat lu di mana sih gw pingin tau

  37. ambon Says:

    JP kapan donk mendaki gunung lagi. kalo boleh kita ikut donk. salam lestari
    by Pecinta Alam Siswa SMK 17 Cilegon (PASS 17 CILEGON)

  38. LYA Says:

    Salam rimba………………………………………….
    JP keren2 bgt she cara haikinh kalian,btw JP da lowongan kerja ga ?
    kalo ada qu daftar dong,?
    JP kapan ada momen nae gunung ama anak pelajar cilegon,di cilegon banyak pendaki gunung muda yang berbakat,oya buat ka ryan jangkaru,qu boleh ga minta nomor hp ka2,buat sering2 ja tentang pengalaman ka2 nae gunung selama ini.Kalo ka2 mau ini no hp qu 08569984370.
    tapi kayaknya ka2 ga mau dech,
    By :
    PECINTA ALAM SISWA SMK 17 CILEGON ( PASS 17 )

  39. huda Says:

    di Irian ada puncak jaya tertutup salju, di NTB ada kawah terluas G. TAMBORA, di KALIMANTAN banyak sungai untuk Rafting,,,,disetiap jajaran pulau sumatra, jawa, bali NTB, NTT, MALUKU tersusun rentetan gunung berapi EURASIA,(hanya sebagian tempat indah) kita sebagai putra asli indonesia rasakanlah kesemua penjuru tanah air( TAPI RAWAT ,LESTARIKAN, JAGALAH, LINDUNGI, AGAR ANAK CUCU KITA MERASAKAN APA YANG PERNAH KITA RASAKAN)
    “SEORANG GENERASI MUDA ADALAH SESEORANG YANG MENJELAJAH PEGUNUNGAN, MENYEBERANGI SUNGAI) kurang lebih seperti ini apa yang dikatakan SOE HOK GIE ( Pendiri MAPALA UI n MAPALA Pertama se INDONESIA Th. 60an)

    ” Gunung bukan untuk didaki, tebing bukan untuk di panjat, sungai bukan untuk dikalahkan jeramnya, gua bukan untuk dapat melewati sudut sempit atau unjungnya, laut bukan untuk mencapai dasar, langit bukan untuk menjelajah sampai batas maksimal, TAPI MAMPUKAH KITA MENGALAHKAN DIRI KITA DALAM KEADAAN se Extream MUNGKIN ” By HUDA(TE3LLO) Purwodadi

    Maju Terus untuk JEJAK PETUALANG TRANS 7 semoga di tahun ini atau yang akan datang dapat menyuguhkan sebuah acara yang dapat menumbuhkan RASA CINTA KEPADA TANAH AIR kita yaiutu NUSANTARA atau INDONESIA dan menjelajah tempat di indonesia yang belum pernah dijelajahi…. UNTUK MEDINA KAMIL II LOVEEEEEEEEEE YOU Muahhhhhccccc…..Muahhhhhhccccccc….

    By, HUDA (TE3LLO) Purwodadi

  40. fikri Says:

    wah asyik banget tu..
    kapan ya saya bisa naik ke JAYA WIJAYA juga..
    oya, ko RINNY DJANGKARU sekarang ga pernah tampil lagi??
    padahal saya sangat ngeFAns banget sama dia, tapi MEDINA KAMIL juga ga kalah OK ko..

  41. sinyo politani SMD Says:

    salut taem JP…BRAVO JP Maju terus
    salam dari kami mapa politani samarinda
    tolong email kan foto foto di puncak salju abadi jaya wijaya
    sinyo_qere02@yahoo.com

  42. indonesia atc Says:

    hanya satu kata buat mereka ini : HEBAT
    Salam buat crew JP,salute buat mereka
    semoga tambah jaya

  43. Aip Roban Says:

    salam lestari..!! kalian semua bikin gue iri aja..?acara paling faforite gue acara kalian itu…ada lowongan crue di JP Trans 7 ga…kalo ada infonya kasih tau ya..oya kalian hebat


  44. cool ceritanya assik…
    gue naik puncak ngapulu and carzthenzs(3x) tahun 98 start tari tsinga, ilaga, sugapa. jalan kaki 8 hari baru nyampe di lembah danau2 and and hari 9 bau naik puncaknya…

  45. novin_jhon Says:

    gw mag g ciremai aja deh…

  46. Genjhon Says:

    Salam lestari..
    kalu JP mao daki puncak jaya lagi ajak2 gw,kan gw lakuin
    apapun deh….

  47. Novi_Genjhon Says:

    Salam lestari..
    kalu JP mao daki puncak jaya lagi ajak2 gw,kan gw lakuin
    apapun deh….

  48. arryE............... Says:

    salam lEsTARI……………
    SALUuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuT DEch
    bwt cmwa crew JP,.
    MOGA BZa daki gunung2 yg laennya,,,,AMIEEenN…
    jgn lupa ngjAk2 Klo mw pRgi Lgi

  49. Yoan Says:

    waaahhhh…. seruuu tuh…
    pengen banget deh dapet kerja yang berpetualang kaya medina kamil gtu…
    klo ada lowongannya tlg dkbri ya mas2 n mbk2…hehehe
    thanks…

  50. lemy seftian Says:

    bolehlah keren abis

  51. jumala Says:

    wow..
    keren tuh..
    mendaki puncak jaya..
    mau dong kapan2 mendaki bareng..
    hehehehe..
    sukses truz yah..
    jejak petualang..
    thanks..

  52. ikram mullah Says:

    gw acuin jempol dech buat crew jejak petualang apalagi dgn presenter yang hari kemarin keren banget dech salam hangat ya.maaf gw ngak th tuch namanya

  53. rizki..."gendon" Says:

    tak ada kata-kata apapun untuk tim JP Trans7 selain ikut bahagia dan bangga….pokoknya sulit untuk diungkapkan dech…….oya kalo bisa kita mendaki bareng kemana aja…kontak person {085640305001 rizki}….salam buat cruw JP Trans7….jagalah dan lestarikan alam kita ini.salut buat tim JP Trans7 dari rizki…

  54. Bobby Says:

    Pilih mana uang 1 miliar atau di ajak naik ke puncak Cartenz pyramid bareng jejak petualang???????????????????????

  55. Erraa Says:

    aq thu perna ndaki di gunung Arjuna, tp sayangnya aq g sampe ke puncak. aq pengen banget bisa seperti kalian yang udah keliling gunung. kapan2 aq d ajak ya…

  56. herwan Says:

    tiada kata yang dapat saya ucapkan selain salut ama kalan

  57. AGUS SOLO Says:

    Bravo Jejak Petualang
    kapan2 boleh dong diajak naik gunung,terserah mo kemana..he3…..dah lama tdk naik gunung
    i miss u Riyani
    i miss u Medina
    i miss u All…..
    jangan meninggalkan sesuatu kecuali jejak…
    jangan mengambil sesuatu kecuali gambar…
    dan jangan membunuh sesuatu kecuali waktu…

    Save our nature…

  58. hilman Says:

    seneng ikutin terus acra JP.. Sempet gk juga ikuti acr nya sich.. karna kerja di kabupaten terjauh di lampung di sebelah barat lampung tepatnya..sy senang sm orang yg suka naik gunung,climbing,berhubungan dgn alam lah pokoknya.. cm sy blm pernah coba satu pun.. gk pernah sempet.. oya.. sy ngefans sm syifa kumala nich.. kapan jejak petualang masuk lampung ya..? kayaknya sudah 2 bln ini syifa kumala sudah gk pernah muncul lg ya..? ad juga acr yang lama2..di ulang terus yg syifa loch.. kemana ya syifa..? jejak petualang.. sukses ya.. ad yg bs bantu.. sy pingin kenal banget sm syifa kumala mojang priangan ituh..

  59. arthur Says:

    JP yang hiking top banget… I like it…. mantap

  60. fadly Says:

    mba dina,aku pokoknya nge fans bgt,mba inspirasi hidupku,q pngn bgt knal dan ketemu mba dina,mba adalah keajaiban di hidupku,di hatiku mba dina selalu ku cinta.dari fadly,,,,,,purwokerto…….mba q krimin no hp mba please,krim ke e mail q ya…q pngn jd shabat mba dina bgt,,,,,,,mkch


  61. S’lama gw cma bs ngimpi k cartenz..
    trus nikmatin petualangan lwt tv,ciao..
    4 Medina Kamil n Riyani Jangkaru b d’best

  62. david Says:

    medina, you’re the best.bagi no hape nya dunk….. ^_^


  63. Poko’a bwt tim jp N Bwt Ryani djangkaru sya sbgy orang bogor sangat bng9a N ngfans skali kpda drimu,

  64. putrie Says:

    kemarin gw ketemu timna riyani d biak

  65. silvia widianti Says:

    WOW.. menggoda banget. pemandangannya eksotis..

    saya mau tanya dong, mas. gimana caranya naik cartenz. teman saya ada yg serius mau naik sekitar bulan november, dan saya d mintai tolong untuk carikan info lengkap untuk kesana. bagaimana transportasinya, perijinan, porter, aturan dan syarat2nya, dan semua informasi lengkapnya supaya dapat naik ke sana.
    atau boleh minta contact personnya untuk saya mintai info.
    saya bisa d hubungi di 08129664998 (vivi) atau email di silviajelita@yahoo.com

    terima kasih banyak sebelumnya ya. GBU!

  66. Titien Says:

    Mas, kapan tuch ke Puncak wijaya….
    Brp biaya kesana secara keseluruhan.. tolong dibalas yg Mas….
    Nama saya: Titien

    Mba Titien
    Menurut informasi terakhir yg saya dapatkan
    sekarang ini sudah sulit sekali untuk mendapatkan izin pendakian ke cartenz pyramid, dikarenakan situasi keamanan di papua sendiri sedang bergejolak, apalagi sekarang PT. Free Port sudah mengeluarkan larangan pendakian melalui PT. Free Port, jadi kalaupun bisa mendapatkan izin pendakian tidak bisa mendapatkan izin pendakian dari timika, jadi harus memutar melalui jalur Puncak Jaya yg memakan waktu berhari-hari, disamping jalurnya yg sulit ditambah kemungkinan bertemu dengan OPM, inilah yg paling ditakuti oleh pendaki.. wah bisa panjanga lebar nih bahasnya… cukup segini dulu ah…

  67. santi Says:

    wAH….keren abis,,,boleh donk aqu ikut kru JEJAK PETUALANG mendaki gunung,,,
    Pecinta Alam mana sih yang ga mau ikut gabung disini..
    Trims

  68. Joko Kurnianto Says:

    sungguh teramat dahsyat perjuangan pendakian kepuncak jaya. Salut banget, buat Medina Kamil I love U FULL

  69. ahmad Says:

    mimpi mendaki puncak jaya adalah sesuatu yg mahal, mimpinya aja mahal apalagi realisasinya.

    saya sangat pengen bisa mencapai puncak jaya bersalju, kalo ada expedisi serupa ajak gw dooong? dari skr gw udah mulai nabung neh, pls kalo netters ada rencana kesana pls kabari saya, smoga saya punya kemampuan finansial dan fisik menuju kesana.

    ahmad
    telp. 0838-8042234 mail: afar222@gmail.com

  70. ll khong Says:

    Saya dari Malaysia dan ingin tau bagai mana cara boleh untuk kita menkunjungi Carstenz?

    1. Dapatkan temen / colega yg ada di indonesia [jakarta] biasanya temen2 dari universitas akan dengan senang hati membantu
    2. Buat izin ke departemen pariwisata
    3. Buat izin ke polisi
    4. Mohon izin ke pemerintah daerah setempat [irian jaya]

    sekarang ini tidak boleh lagi mendaki dari timika, jadi waktu pendakian lebih lama

  71. erick Valentino Says:

    wah…enak ya bisa kesana…..nanti lain kali ke daerah aku aja disini ada gunung kaba yang mungkin bisa dijelajahi oleh jejak petualang ok….. saya tunggu ya….

  72. rudianto Says:

    mas minta petunjuk gmn cr’a bs ke cartenz dunk…saya dan temen2 jg ada niatann di thn ini mo berangkat..

    salam
    Rudianto
    rudi_anto90@yahoo.com

  73. budi kecil Says:

    semen manusia akan kecil dihadapan tuhan yang maha esa

  74. budi kecil Says:

    manusia akan kecil dihadapan tuhan yang maha esa

  75. akbar kurnia Says:

    LUAR BIASA

  76. Anonim Says:

    uhhhhhhhhhhhh kerennnnnn abizzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz

  77. heru kurniawan Says:

    cakep abisssssssssssssss,Kapan saya di ajak ???

  78. abe Says:

    wiiiw.. Udah ke cartenz.. Keren!!!

    Oia.
    kalo ada cwo/cwe yg suka travelling or adventure yg tinggal di purwokerto, purbalingga, cilacap dan sekitarnya. Hubungi aku di
    iamuncomplete.blogspot.com
    kalo ga add fb abebebek@hotmail.com

    ayo share dan ber-adventure ria brg2 biar rame.


  79. salam petualang. . . . . . . .!!!!!

    gak ada rencana bertualang di BALI . . .????, kalau ada mampir ke Jembrana-Bali ea, disana ada air terjun MESEHE yang terletak dipuncak gunung dan medannya sagt menarik, lebih jelasnya (http://baliroverscout.blogspot.com/p/jembrana-tracking-forest.html)

  80. Anonim Says:

    kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeen
    kapan ya bisa kesana??????

  81. Anonim Says:

    jayalah sellalu para pendaki indonesia
    salam lestari

  82. Anonim Says:

    medina kamil the best pokoknya

  83. Arnot Says:

    Asyyyiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiikkkk >>

  84. yoseph Says:

    Kapan ya sy bisa menyusul ke puncak sudirman

  85. Moel bogor Says:

    Untuk tmn2 pndaki sy sllu bangga padamu, di setiap pndkian pasti ada solederitas antr tmn.

  86. Anonim Says:

    klo ad acra k sana bleh dong ikut gbung,,,

  87. Tirza Says:

    Aaaaaargggghhh…. menggiurkaaaan….!!!!!

  88. abdul khamid Says:

    Allah huakbar.. Subahanallah…
    Ini info sangat membantu. Trimakasih kk..

  89. handryan Says:

    keren saya juga pengen ikut petualangan.

  90. agus savar Says:

    Penghargaan tertinggi

  91. Revan Tumiwa Says:

    JP skali” dong ke Sulawesi utara .. Pngin join bareng JP saat brpetualang di sulut.. Salam JP Trans 7

  92. Revan Tumiwa Says:

    Salut deh buat penerus bangsa kita 😉

  93. Anonim Says:

    saya jugak pencinta alam . saya bru kelas 1 sma . tp sya ingin mencapai puncak jaya wijaya ..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: