Pembuatan Point Panjat – 1

Ide awal bikin tutorial ini sih sebenarnya muncul sewaktu jaman SMA dolo waktu sedang “tergila-gila” ama panjat tebing, dan karena waktu itu wall climbing masih barang langka dan super mewah, maka kami [temen2 manjat sewaktu sma] memanfaatkan tembok belakang rumah temen yang kebetulan cukup tinggi dan memanjang, karena kere gak punya duit, kami bermanuver membuat “point” dengan berbagai bahan, dari kayu reng, kayu kaso, dolken, pongkol pohon, besi siku, teakwood, multiplex sampai-sampai tuh tembok kami lubang2i dengan menggunakan pahat tembok ukuran kecil untuk mendapatkan ukuran “point” yang berfariasi. Dan sekarang setelah hunting informasi kesana kemari, saya mo membagi informasi ini buat siapa aja yg berminat untuk berkreasi dan sedikit repot untuk membuat sendiri climbing “point”.

Disini kita berkreasi dengan Karet Silicon dan Resin. Kita mulai yuuuu…!


Membuat “point” palsu [mastering]

Bahan pembuat bisa dipergunakan berbagai macam bahan, seperti tanah liat, kayu, strerofoam, sabun plastic, dll.
Disini bahan pembuat “point” palsu adalah busa yg biasa dipakai pada pembuatan rangkaian bunga [floral foam] atau biasa di
Indonesia disebut oase.
Potong sebesar yg diinginkan.

Lebih baik digambar dulu pola yg kita inginkan.

Potong dgn bentuk pola seperti yg kita inginkan menggunakan gergaji triplex tau bisa juga menggunakan cuter kecil..


Kemudian diperhalus dengan menggunakan kikir besar / kasar, hati2 karena floral foam sangat lunak.

Terakhir diperhalus lagi dengan menggosok-gosokkan setiap sudut atau lengkungan dengan menggunakan tangan, sekaligus merasakan apakah sudutnya sudah cukup halus dan cukup baik sebagai pegangan.

Nah, setelah jadi, siapkan 2 buah bor berlainan ukuran untuk membuat lubang baut, pastikan bor yg dipergunakan cocok dengan baut yg biasa dipakai di dinding panjat, biasanya menggunakan baut 14.

Dengan menggunakan mata bor, dan tabung untuk mengarahkan mata bor, lubangi floral foam yg sudah kita bentuk tadi lalu pergunakan mata bor yg lebih besar agar nantinya kepala baut bias masuk pada saat pemasangan.

Sekarang “point” imitasinya sudah jadi dan siap dipergunakan untuk membuat master cetakan.

Bersambung…..!

Explore posts in the same categories: Adventure

%d blogger menyukai ini: