Jalur Pendakian Gunung Semeru Masih Ditutup

LUMAJANG–MI: Jalur pendakian menuju ke puncak Gunung Semeru masih ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Jusman, Sabtu (24/1), mengatakan, TNBTS sudah mengeluarkan surat untuk menutup jalur pendakian ke puncak Semeru sejak 5 Januari lalu hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Hingga saat ini jalur pendakian ke puncak Semeru masih ditutup oleh karena itu TNBTS tidak akan mengijinkan siapa pun yang akan naik ke sana,” katanya.

Menurut dia, pihaknya juga akan memperbaiki beberapa jalur dan rambu-rambu jalan menuju ke puncak Semeru yang sudah rusak karena tidak sedikit para pendaki pemula yang tersesat karena rambu-rambu jalan hilang dan rusak. “Banyak rambu-rambu jalan yang hilang dan rusak sehingga harus diperbaiki,” katanya menerangkan.

Sejauh ini, kata Jusman, cuaca dan aktivitas gunung berapi di Semeru masih aktif dan belum aman untuk pendakian sehingga TNBTS belum mengizinkan para pendaki untuk naik ke puncak Semeru.

“TNBTS juga tidak tahu sampai kapan jalur pendakian pucak Semeru akan dibuka karena menunggu cuaca dan aktivitas Semeru benar-benar aman,” katanya.

Ia mengatakan, para pecinta alam yang akan naik ke puncak Semeru, biasanya meminta informasi dan izin terlebih dahulu di TNBTS tentang status Semeru. “Jika ada mahasiswa pecinta alam yang naik ke Semeru tanpa meminta izin ke TNBTS maka resiko ditanggung sendiri dan di luar tanggung jawab TNBTS,” katanya menegaskan. (Ant/OL-01)

-Media Indonesia-

Iklan
Explore posts in the same categories: Dan Lain - Lain, Hiking

%d blogger menyukai ini: