Arsip untuk Januari 2007

MATERI PENELUSURAN GOA – 08

3 Januari 2007

SINGLE ROPE TECHNIQUE

 

Single Rope Technique (SRT) adalah teknik yang dipergunakan untuk untuk menelusuri gua-gua vertikal dengan menggunakan satu tali sebagai lintasan untuk naik dan turun medan-edan vertikal. Berbagai sistem telah berkembang sesuai dengan kondisi medan di tempat lahirnya masing-masing metode. Namun yang paling banyak dipergunakan adalah Frog Rig System.
Teknik yang lain adalah: Rope walker, Texas Rig, Jumaring, Mitchele System, Floating cam system.

Sistem Frog Rig menggunakan alat:
1. Seat harness, dipergunakan untuk mengikat tubuh dan alat-alat lain. Dipasang di pinggang dan pangkal paha. Jenis-jenisnya adalah: Bucklet, Avantee, Croll, Rapid, dan Fractio. ….selengkapnya

MATERI PENELUSURAN GOA – 07

3 Januari 2007

TEKNIK PENELUSURAN GUA HORIZONTAL

 

Medan pada gua horisontal sangat bervariasi, mulai pada lorong-lorong yang dapat dengan mudah di telusuri, sampai lorong yang membutuhkan teknik khusus untuk dapat melewatinya.

1. Lumpur.
Lorong yang berlumpur dapat dengan mudah kalau lumpur tersebut tidak terlalu tebal. Tapi dalam kondisi lumpur setinggi lutut bahkan sampai setinggi perut, kita tidak mudah untuk melaluinya. ….selengkapnya

MATERI PENELUSURAN GOA – 06

3 Januari 2007

RIGGING

Untuk menelusuri gua-gua vertikal diperlukan beberapa teknik pendukung antara lain :

  1. SRT

(Single rope technique), teknik untuk untuk melintasi suatu lintasan vertikal dengan satu tali.

  1. Rigging

Dalam kesempatan ini akan membicarakan teknik yang kedua.

Rigging adalah : ….selengkapnya

MATERI PENELUSURAN GOA – 05

3 Januari 2007

RIGGING

Untuk menelusuri gua-gua vertikal diperlukan beberapa teknik pendukung antara lain :

  1. SRT

(Single rope technique), teknik untuk untuk melintasi suatu lintasan vertikal dengan satu tali.

  1. Rigging

Dalam kesempatan ini akan membicarakan teknik yang kedua.

Rigging adalah : ….selengkapnya

MATERI PENELUSURAN GOA – 04

3 Januari 2007

PERALATAN/ PERLENGKAPAN CAVING UNTUK PERSONAL

  1. Sepatu.
    • Dipilih yang kuat,
    • Tahan terhadap lumpur yang liat,
    • Sol yang kasar sehingga tidak licin oleh lumpur maupun dinding dan lantai gua yang basah.
  2. Coverall (overall)
    • Pakaian khusus yang dapat menahan tajamnya medan dalam gua, yang dapat segera kering apabila basah,
    • Yang dapat melindungi seluruh tubuh dari tumbuhan gatal sekitar mulut gua,
    • Memiliki kantung yang cukup untuk perbekalan dan perlengkapan personal.
  3. Hand glove.
    • Yang dapat menahan dingin,
    • Menyimpan kalor,
    • Menahan tajamnya batuan dalam gua.
  4. Helm. ….selengkapnya

MATERI PENELUSURAN GOA – 03

3 Januari 2007

PENGENALAN PERALATAN

Gua mempunyai kondisi dan medan yang sangat lain dengan kondisi alam lainnya. Medan lumpur, tumpukan batu (boulder), air terjun, lorong sempit, lorong yang rendah, dan terutama sekali karena kondisi gua yang selain gelap gulita. Karena begitu kompleksnya kondisi dan medan gua tersebut, maka untuk menelusuri gua tersebut diperlukan peralatan yang bisa mendukung untuk kondisi dan medan tersebut. Terutama sekali peralatan ini juga harus dapat menjamin keselamatan kita.

Pada dasarnya peralatan caving dibagi menjadi dua :

1. PERSONAL EQUIPMENT (pribadi), terdiri dari:

 

a. Helm Speleo ….selengkapnya

MATERI PENELUSURAN GOA – 02

3 Januari 2007

INTRODUKSI SPELEOLOGI

I. Speleologi

Speleologi di Indonesia tergolong di Indonesia tergolong ilmu yang masih baru dan mulai berkembang sekitar tahun 1980. Sedangkan di Perancis dan Jerman sudah mempelajari ilmu tersebut sejak abad -19.

Speleologi adalah ilmu-ilmu yang mempelajari gua-gua. Kata tersebut diambil dari Bahasa Yunani : SPELALION : Gua, LOGOS : ilmu.

SPELEOLOGI dapat diartikan secara umum sebagai ilmu yang mempelajari gua beserta lingkungannya. Sebelum membicarakan Speleologi lebih lanjut , kita perlu mengetahui definisi dari gua :

Menurut IUS (International Union of Speleology) yang berkedudukan di Wina, Austria Gua adalah setiap ruangan bawah tanah, yang dapat dimasuki orang ….selengkapnya